Promotor Konser Taylor Swift Minta Maaf, Soal Satu Penonton Meninggal

Penyelenggara konser Taylor Swift di Rio de Janeiro meminta maaf dan mengakui bahwa mereka bisa mengambil “tindakan alternatif” untuk memastikan keselamatan penonton setelah seorang penonton konser Taylor Siwft meninggal pada malam pertama tour tersebut.

Melansir dari Entertainment Weekly, Serafim Abreu, selaku CEO perusahaan hiburan T4F, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga penggemar yang meninggal, Ana Clara Benevides, 23 tahun, dan bersedia untuk memberikan bantuan apa pun yang diperlukan dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial pada hari Kamis.

Pernyataan Promotor Lewat Media Sosialnya

“Kami menyadari bahwa kami bisa mengambil beberapa tindakan alternatif selain dari semua tindakan lain yang sudah kami lakukan, seperti membuat area berbayang di area luar, mengubah waktu pertunjukan yang sudah dijadwalkan sebelumnya, dan menekankan lebih banyak pada memperbolehkan masuk dengan gelas air sekali pakai,” kata Abreu.

“Kami tahu tanggung jawab besar yang kami miliki untuk mengorganisir acara sebesar ini, itulah mengapa kami tidak menghemat upaya atau sumber daya kami untuk mengikuti praktik terbaik global di industri kami untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan semua orang,” tambahnya.

Benevides Meninggal Akibat Panas Ekstrem

Penggemar Taylor Swift bernama Ana Clara Benevides meninggal setelah jatuh sakit akibat panas ekstrem menjelang pertunjukan Swift pada 17 November di Estádio Olímpico Nilton Santos di Rio de Janeiro.

Swift menunda pertunjukan malam berikutnya, dengan alasan panas ekstrem. Polisi Rio de Janeiro mengumumkan Rabu lalu bahwa penyelidikan telah diluncurkan terhadap T4F.

Taylor Swift akan menyelesaikan tur Brazil-nya setelah tiga pertunjukan pada 24, 25, dan 26 November sebelum melanjutkan ke Asia pada bulan Februari.