SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NewsGeneral OtherMotor Naked Retro, 150 cc Benelli Motobi 152.

Motor Naked Retro, 150 cc Benelli Motobi 152.

Segala sesuatu yang retro sedang hype di Indonesia. Tidak kecuali kendaraan roda dua. Motor yang notabene modern pun, sering kali dimodifikasi bentuk menjadi retro. Tentu para produsen motor sadar betul permintaan motor berjenis ini. Maka muncullah motor-motor seperti Kawasaki W175, Cleveland dan Benneli Motobi 152 ini.

Alih-alih memberikan gimmick klasik, teknologi yang dibekalkan motor retro ini terbilang apa adanya. Jarang kali motor jenis seperti ini memiliki fitur canggih. Sebetulnya ini menguntungkan bagi produsen motor. Karena tak perlu mahal-mahal membuat teknologi anyar, toh peminatnya sudah terlanjur terlena dengan bentuk.

Advertisements

Benneli Motobi 152 tampangnya sangat klasik. Harganya, bisa dibilang yang termurah di antara produk sekelas lainnya. Tak sampai Rp 20 juta, Anda dapat membawa pulang produk Italia yang dibuat di Cina ini.

Desainnya merepresentasikan motor retro. Pada Motobi 152, mengadaptasi gaya café racer dengan buntut membulat. Tapi tak perlu khawatir, buntutnya bisa dilepas saat harus membonceng pasangan Anda. Melepasnya pun mudah, hanya membuka sedikit baut saja.
Menggunakan mesin 149 cc 1-silinder 2 katup, tenaga yang dihasilkan mencapai 12 PS. Selisih 1PS lebih kecil dari Kawasaki W175. Torsinya juga tidak begitu buruk, mencapai angka 11,1 Nm pada 6.000 rpm. Patut diapresiasi, mengingat kapasitas mesinnya terpaut 25 cc lebih kecil.

Pertama kali yang terlihat desain speedometernya. Angka-angka di speedometer sangat mencirikan motor lawas. Bentuknya bundar dibalut ring besi yang terletak condong ke kiri. Walau begitu, hadir MID digital yang cukup lengkap memberi informasi. Tapi indikator bensin tetap tidak ada, demi mempertahankan gimmick klasiknya. Lampu bulat di depan, lampu sein terpisah dan lampu belakang membulat yang sederhana. Sudah menjadi template desain para produsen motor retro. Tinggal detailnya saja seperti apa. Motobi 152 juga sama. Coba lihat lebih jeli, ada reflektor bulat berwarna orange di suspensi depan. Hal ini semakin menguatkan kesan motor retro.

Biasanya motor seperti ini tidak banyak memiliki lekukan pada tangki. Pada Motobi 152, ada aksen mengotak di kedua sisi tangki dan hal itu cukup bagus. Hadirnya buntut yang membulat khas café racer juga menarik. Apalagi mudah dilepas pasang, sehingga tidak mengganggu akomodasi.

Bannya ring 17 inci di kedua roda. Di depan berukuran 3.00/17 dan dibelakang 110/80/17. Akibat penggunaan ban seperti itu, motor terlihat kurus dan kecil. Jarak dari tempat duduk ke tanah pun hanya 770 mm. Tapi karena mudah dimodifikasi, jadi tidak perlu khawatir. Siapkan saja dana tambahan untuk beli ban lebar.
Yang kami sayangkan, pada bagian fender depan dan belakang menggunakan bahan plastik. Kesan murah langsung terasa pada bagian ini, bahkan berpotensi mengurangi nilai retro.

Kaki depan menggunakan shock telescopic dengan karet pelindung khas motor klasik. Travel suspensi depan mencapai 110 mm. Jujur, tidak ada yang spesial di bagian ini. Tapi saat menoleh ke suspensi belakang, motobi 152 menggunakan dual shock dengan tabung. Terlihat mahal meski rasanya belum pasti. Bahkan Kawasaki W175 saja belum menggunakannya.

Sistem pengapian Motobi 152 sudah CDI. Sedangkan karburator, masih diandalkan untuk sistem pasokan bahan bakar. Terasa sekali gimmick klasiknya, semoga hal itu bukan sebuah pembenaran atas penghematan biaya produksi.

Mesinnya berkapasitas 149 cc 1-silinder 2 katup. Tenaga yang dapat dikeluarkan cukup bersaing, sebesar 12 PS dan torsi 11,1 Nm. Kalah tipis dari Kawasaki W175 yang harganya 50 persen lebih mahal. Gearbox 5-speed jadi penyalur daya dan ditransfer ke roda belakang dibantu rantai.
Menggunakan disc brake 220 mm di depan dan teromol 130 mm di belakang, sebetulnya cukup untuk menghentikan motor yang tenaganya tidak terlalu besar. Tetapi alangkah baiknya, rem belakang pun dilengkapi disc brake walaupun desainnya retro.

Nah sobat, yang udah pada penasaran dengan spesifikasi dari Motor Benneli Motobi 152, simak nih, kami sudah merangkum spesifikasinya secara umum :

Ban dan Pelek

Advertisements

Ukuran velg belakang : R17
Jenis Ban : Radial, Tubeless
Ban belakang : 110/80 R17
Ukuran velg depan : R17

Sasis dan Suspensi

Suspensi Depan : Telescopic Fork
Suspensi Belakang : Telescopic Coil Spring
Travel Suspensi (depan) : 110 mm
Travel Suspensi (belakang) : 60 mm

Mesin dan Performa

Kapasitas : 149 cc
Tenaga Maksimal : 11.2 hp
Jumlah langkah : 4-Stroke
Diameter x langkah : 62 mm x 49.5 mm
Pipa Knalpot : Single Exhaust
Jenis Penggerak : Chain Drive
Sistem Pendinginan : Pendingin udara
Jenis Mesin : Single Cylinder, 4-Stroke, 2 Valve SOHC, Air Cooled Engine
Katup Per Silinder : 2
Konfigurasi Katup : SOHC
Torsi Maksimal : 11.1 Nm
Jumlah silinder : 1
Tipe injeksi : Fuel Injection
Sistem pelumasan : Pressure Splash
Jenis Kopling : Wet, Multi-Plate
Rasio Kompresi : 9.3:1
RPM torsi maksimum : 6000 rpm
RPM Tenaga Maksimum : 8000 rpm

Dimensi

Kategori : Cafe Racer
Lebar : 786 mm
Tinggi : 1021 mm
Wheelbase : 1245 mm
Ground Clearance : 160 mm
Berat Kosong : 124 kg
Ketinggian Jok : 770 mm
Panjang : 1900 mm
Kapasitas Tempat Duduk : 1

Bahan bakar dan pembakaran

Sistem pembakaran : CDI
Opsi start : Kick & Electric
Sistem bahan bakar : Carburator
Jenis Bahan Bakar : Bensin

Gigi dan Transmisi

Jenis Transmisi : Manual
Gear Box : 5-Kecepatan

Nahh untuk soal harga, Banelli Motobi 152  ini di banderol dengan harga di kisaran Rp. 20 Juta, tergantung dengan Harga OTR Wilayah masing-masing.

Rekomendasi jasa backlink Terjamin murah dan terpercaya terbaik di Indonesia