SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Cara Mengatasi Gatal Pada Kulit

Gatal adalah sensasi kulit yang memicu refleks untuk menggaruk area tertentu pada tubuh. Penyebabnya bisa bermacam-macam, dari kulit kering hingga yang diakibatkan dari beberapa penyakit. Sementara kasus gatal-gatal ringan dan menengah dapat dengan mudah diatasi dengan menggunakan krim atau salep penghilang rasa gatal, beberapa kasus yang parah yang melibatkan area luas pada tubuh memerlukan perawatan serius.

Kebanyakan kasus gatal-gatal tidak memerlukan penanganan dokter. Pengobatan sederhana seperti penggunaan krim anti gatal biasanya cukup untuk mengatasi sensasi gatal yang timbul. Namun, jika rasa gatal terjadi dalam waktu yang lama dan meliputi area yang cukup luas, penanganan dokter mungkin diperlukan. Akan sangat bijak untuk berkonsultasi dengan dokter Anda, yang akan kemudian menentukan penyebab pasti dari sensasi gatal yang Anda rasakan dan merencanakan perawatan yang sesuai.

Kapan saat yang tepat untuk menemui dokter?

Reaksi awal terhadap rasa gatal adalah menggaruknya. Namun, hal tersebut dapat meninggalkan bekas luka pada kulit. Hal tersebut juga dapat menyebabkan infeksi, sehingga cara terbaik untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan obat-obatan rumahan jika rasa gatal berlangsung cukup lama. Obat-obatan seperti antihistamin juga cukup efektif untuk mengatasi rasa gatal, namun jenis obat ini tidak bisa dikonsumsi saat sedang menyetir atau melakukan kegiatan lain yang memerlukan konsentrasi tinggi, karena dapat menyebabkan rasa kantuk.

Jika obat-obatan rumahan yang dikonsumsi tidak dapat mengusir rasa gatal, maka sebaiknya Anda menemui dokter. Anda akan dianjurkan untuk melalui beberapa tes untuk menentukan penyebab pasti dari kondisi tersebut serta rencana perawatan yang sesuai.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Anda juga sebaiknya menemui dokter jika rasa gatal terjadi pada area sekitar alat kelamin karena mungkin saja hal tersebut merupakan gejala dari infeksi alat kelamin atau STD. Jika penyebab dari rasa gatal tersebut sama sekali tidak diketahui, maka kemungkinan kondisi yang Anda alami adalah pruritus brachioradial. Kondisi ini merupakan kondisi saraf (neurologis) disebabkan oleh saraf yang terjepit di area leher. Pada kondisi ini, rasa gatal akan timbul cukup mengganggu mulai dari lengan hingga anggota tubuh bagian atas lainnya.

Rasa gatal juga umum terjadi selama kehamilan, jadi Anda sebaiknya berbicara dengan dokter mengenai jenis-jenis salep atau krim yang aman untuk dikonsumsi. Sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan produk penghilang rasa gatal apapun sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter.

Apa penyebab gatal pada kulit?

Penyebab gatal pada kulit paling umum terjadi adalah kondisi kulit yang kering. Meski umum dialami oleh siapa saja, kulit gatal atau pruritus lebih umum terjadi pada orang-orang yang lebih tua. Pasalnya, mereka cenderung memiliki kulit yang kering.

Biasanya, kulit gatal tidak menunjukkan gejala apa pun pada permukaan kulit. Namun, pada beberapa kasus, gatal-gatal pada kulit menunjukkan perubahan pada kulit, seperti kulit mengelupas, kulit bersisik, ruam, bentol-bentol, bintik kemerahan, hingga muncul lenting cairan.

Tak hanya dipicu oleh kulit kering, ada berbagai hal yang jadi penyebab gatal pada kulit, yakni:

1. Penyakit kulit

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Salah satu penyebab gatal pada kulit yang tak kunjung sembuh mungkin menandakan adanya penyakit kulit lain. Beberapa jenis penyakit kulit yang menimbulkan rasa gatal adalah sebagai berikut.

  • Kurap
  • Biduran
  • Kudis
  • Cacar air
  • Gigitan serangga
  • Dermatitis atopik (eksim)
  • Eksim dishidrotik
  • Psoriasis
  • Neurodermatitis
  • Dermatitis seboroik

Rasa gatal akibat penyakit kulit bisa dirasakan pada area kulit tertentu atau bagian tubuh lainnya.

Biasanya, kondisi ini juga ditandai dengan kulit yang semakin gatal bila Anda menggaruknya.

2. Alergi

Penyebab gatal pada kulit berikutnya adalah reaksi alergi.

Dermatitis kontak alias alergi merupakan reaksi kulit saat terpapar suatu zat alergen tertentu.

Misalnya, paparan bahan kimia dari produk skincare atau kosmetik, makanan, serbuk sari, udara dingin, bulu binatang, hingga paparan sinar matahari.

Alergi biasanya menimbulkan bintik merah pada kulit disertai gatal dan bengkak.

3. Gigitan serangga

Gigitan serangga bisa menyebabkan rasa gatal di kulit. Gatal pada kulit akibat gigitan serangga, semut api, dan nyamuk biasanya disertai dengan bintik merah.

Umumnya, gigitan yang menimbulkan bintik merah pada kulit disertai gatal ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 7-14 hari.

Namun, gigitan kutu kasur atau tungau dapat menimbulkan ruam yang lebih besar dan menyebabkan rasa gatal di kulit tubuh.

4. Gangguan saraf

Tahukah Anda kalau adanya gangguan saraf menjadi penyebab gatal pada kulit yang terjadi terus menerus?

Ya, kerusakan saraf bisa terjadi akibat adanya cedera, atau kondisi medis tertentu yang berasal dari dalam tubuh.

Gatal-gatal pada kulit akibat gangguan saraf cenderung hanya terjadi di satu area kulit dan tidak memperlihatkan gejala ruam kulit.

Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan gatal akibat gangguan saraf, yaitu stroke, multiple sclerosis, dan herpes zoster.

5. Penyakit sistemik dalam tubuh

Penyakit sistemik dalam tubuh ternyata bisa menjadi penyebab gatal pada kulit yang terjadi terus menerus.

Beberapa jenis penyakit yang bisa menimbulkan keluhan gatal di kulit, antara lain

  • Diabetes
  • Penyakit liver (hati)
  • Gangguan ginjal
  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid)
  • Anemia
  • Penyakit autoimun
  • HIV
  • Kanker, seperti limfoma Hodgkin

6. Kehamilan

Beberapa wanita mungkin mengalami gatal-gatal pada kulit saat hamil. Setidaknya 1 dari 10 wanita hamil merasa gatal-gatal pada kulitnya.

Biasanya, area kulit yang sering terasa gatal terdapat pada perut, tangan, kaki, dan payudara

Penyebab gatal pada kulit saat hamil adalah perubahan hormon. Namun, pada beberapa kasus, gatal-gatal saat hamil bisa disebabkan oleh kondisi kulit tertentu.

7. Kondisi psikologis

Kondisi psikologis tertentu, seperti stres, depresi, atau gangguan kecemasan juga bisa menyebabkan rasa gatal di kulit.

Sebab, kondisi psikologis tersebut mampu menimbulkan reaksi kimia dalam tubuh sehingga kulit menjadi lebih peka.

Berikut beberapa cara menghilangkan rasa gatal pada kulit yang bisa anda coba di rumah:

1. Timun

Timun memiliki senyawa yang bersifat menyejukkan dan menyegarkan, karena itulah timun banyak digunakan di salon-salon kecantikan.

Tidak hanya itu, timun juga bisa digunakan sebagai obat ruam di kulit. Anda potong timun, ditumbuk, atau diparut dan kemudian letakkan di atas kulit yang ruam.

2. Kulit pisang

Kulit pisang berkhasiat menyejukkan. Cara penggunaannya cukup mudah, Anda letakkan kulit pisang di atas kulit yang gatal dengan bagian dalam menghadap ke kulit, kemudian dipijat perlahan hingga gatal berkurang.

3. Cuka apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang telah digunakan ribuan tahun sebagai bahan alami disinfektan dan antiseptik untuk luka. Menurut National Psoriasis Foundation (NPF), cuka apel juga dapat membantu menghilangkan rasa gatal di kulit. Cara menggunakan cuka apel untuk obat kulit gatal cukup mudah. Campur cuka apel dan air bersih dengan perbandingan 1:1. Oleskan larutan tersebut ke kulit dan biarkan sampai kering. Setelah itu, baru bilas dengan air hangat. Hal yang perlu diingat, cuka apel bisa mengiritasi luka terbuka. Hindari mengoleskan larutan ini pada kulit pecah-pecah atau berdarah.

4. Baking soda

Penggunaan baking soda di kulit yang gatal dapat menarik racun ke permukaan sehingga dikenal juga sebagai obat jerawat alami.

Untuk meringankan ruam, terutama ruam merah yang melepuh, tiga sendok baking soda dapat dicampur dengan air dan dioleskan ke kulit yang ruam.

5. Oatmeal

Gatal dan ruam ternyata juga bisa diatasi dengan oatmeal. Pertama, Anda haluskan outmeal sampai menjadi bubuk.

Kemudian, Anda masukan ke dalam kantong yang diikatkan pada kran tempat keluarnya air pada bak mandi. Berendamlah di air hangat yang sudah tercampur dengan oatmeal selama 30 menit. Oatmeal juga bisa langsung diaplikasikan pada bagian kulit yang ruam dan gatal.

6. Lidah buaya

Melansir Healthline, lidah buaya bisa menjadi obat kulit gatal alami. Gel alami ini bisa mengatasi gatal pada kulit ringan, termasuk karena gigitan serangga atau iritasi. Selain menghilangkan kulit gatal, lidah buaya juga bisa memberikan sensasi dingin yang nyaman untuk kulit bermasalah.7. Alkohol

Alkohol digunakan untuk mencegah penyebaran gatal karena racun. Oleskan alkohol dengan cepat ke daerah kulit yang terkena racun guna mencegah racun masuk lebih ke dalam pada kulit.

8. Sari lemon

Asam dari sari lemon merupakan astringent (bahan yang bersifat mengeringkan) alami. Sari lemon bekerja dengan mengeliminasi minyak yang berlebihan, sehingga banyak digunakan sebagai produk kecantikan.

Namun dalam menangkal gatal, sari lemon bisa menyerap racun yang berbentuk minyak sehingga mengurangi gatal. Sari lemon bisa langsung dioleskan pada bagian kulit yang gatal dan ruam.

9. Air mengalir

Saat kulit terkena racun atau bahan kimia, hal yang paling mudah dilakukan yaitu mencucinya di bawah air mengalir. Air mengalir akan membawa racun keluar dari permukaan kulit sehingga mencegahnya untuk masuk lebih dalam.

10. Kompres dingin

American Academy of Dermatology menyebutkan salah satu cara mengatasi kulit gatal bisa menggunakan kompres dingin. Caranya, gunakan kompres dari kain basah dingin atau kompres es ke area yang gatal di kulit selama lima sampai 10 menit. Pendinginan dapat membantu mengurangi peradangan yang bisa menyebabkan rasa gatal di kulit.Ingat, kuku yang tajam dapat membuka bagian ruam yang melepuh sehingga menyebabkan infeksi.(Unoviana Kartika)

11. Jaga kelembaban kulit

Penyebab kulit gatal juga bisa berasal dari kulit kering. Untuk itu, pastikan Anda menjaga kelembaban kulit dengan mengoleskan krim, losion, dan banyak minum air putih. Pelembab kulit paling baik digunakan setelah mandi, saat kondisi kulit masih agak lembab. Selain itu, jangan lupa untuk melembabkan tubuh sebelum tidur serta lembabkan tangan setelah terkena air.

12. Berhenti menggaruk

Hal yang tak kalah penting untuk mengatasi kulit gatal adalah berhenti menggaruk. Menggaruk sebenarnya tidak bisa menghilangkan gatal dan justru rentan membuat kulit lecet dan teriritasi. Saat gatal-gatal kumat, upayakan untuk tidak menggaruknya dengan cara mengenakan pakaian yang nyaman dan jaga agar kuku tetap rapi serta tidak bisa melukai kulit. Meskipun gatal pada kulit umumnya bukan masalah kesehatan serius, terkadang kulit gatal juga bisa jadi tanda penyakit tiroid, ginjal, hati, bahkan kanker.

Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila kulit gatal berlanjut selama lebih dari dua minggu, disertai ruam, ada benjolan atau bengkak, serta muncul tanda infeksi.

Itu dia tips untuk mengatasi gatal pada kulit. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba dan semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick kami selanjutnya..

Salam Hangat…