SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tips & TrickTips merawat kucing persia

Tips merawat kucing persia

Kucing Persia, sudah menjadi rahasia umum jika kucing ini sangat menggemaskan. Kucing yang berasal dari nama lama Iran ini sudah populer di kalangan pecinta kucing. Karakteristik kucing persia memang khas dan ini yang membedakannya dengan kucing jenis lain.

Tubuh kucing persia umumnya gemuk, tambun, dan besar. Bentuk hidungnya juga lebih pesek dan berwajah bulat.

Bulu panjang adalah ciri utama yang membuatnya tampil beda. Bicara soal sifat, kucing persia dikenal manja, lembut, dan tenang. Ia juga termasuk kucing yang penuh kasih sayang dan mudah beradaptasi di lingkungan baru.

Tak heran jika memelihara kucing persia jadi favorit anak-anak. Untuk yang ingin memeliharanya juga nggak perlu khawatir kucing ini suka keluar rumah karena ia lebih betah berada dalam ruangan guna memelihara kondisi bulu-bulunya yang lebat.

Seperti yang kita ketahui,  kucing persia ini identik dengan bulunya yang lucu dan indah, sehingga kucing ini membutuhkan perawatan khusus untuk membuat bulu kucing tersebut tetap indah dan sehat.

Perlu untuk kalian catat, yang dimaksud dengan “perawatan khusus” bukan berarti perawatan yang mahal terhadap si kucing persia ini.

Untuk lebih jelasnya, simak cara merawat kucing persia di bawah ini:

1. Gunakan mangkuk makan yang rendah

Meski sifatnya aksesoris, menggunakan mangkuk yang rendah akan lebih baik saat memberi makan kucing Persia demi menjaga kebersihan rumah. Kucing Persia yang memiliki wajah yang datar dan hidung yang pendek akan lebih menyukai mangkuk yang datar dengan pinggiran yang sangat rendah atau tanpa pinggiran sama sekali.

Hindari pemakaian bahan plastik untuk mangkuk makan kucing Persia karena dapat menjadi tempat tumbuh bakteri. Selain itu, cari tempat makan yang juga mempunyai tempat minum dan letakkan tempat makan di posisi yang sama.

Hal ini mempermudah kucing untuk bisa mengenal di mana ia bisa mencari makanannya.

2. Gunakan pellet kayu sebagai alas

Hindari menggunakan bahan yang dapat menempel pada kaki atau bulu kucing. Kucing Persia memiliki bulu yang panjang dan cantik karena itu sangat penting untuk menjaga kebersihannya.

Pellet kayu dapat menjadi pilihan terbaik untuk alas kandang kucing Persia karena bahan ini tidak menggumpal dan tidak menempel pada kucing. 

3. Biasakan menyikat bulu kucing Persia sejak kecil

Kucing Persia identik dengan bulunya yang lucu dan indah. Menyikat bulu kucing juga menjadi satu di antara cara untuk merawat bulunya. Sebab, kucing mempunyai kemampuan yang minim untuk merawat bulu mereka sendiri.

Biasakan untuk menyikat bulu kucing Persia sejak usia dini. Dengan begitu, kucing Persia akan lebih dapat menyesuaikan diri dan terbiasa dengan aktivitas ini.

Jika tidak dilakukan sejak dini, dikhawatirkan kucing Persia tidak menyukai saat Anda menyikat bulunya, karena tidak terbiasa dengan hal ini. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam merawat bulunya.

4. Gunakan sikat bulu berbahan logam

Menyikat bulu kucing Persia secara teratur setiap hari, penting untuk dilakukan. Hal ini agar bulu kucing Persia tetap terlihat cantik dan tidak kusut.

Pilihlah jenis sikat terbaik untuk kucing Persia Anda. Sikat dengan berbahan logam dengan ujung meruncing dan yang tidak terlalu rapat, akan membantu merapikan bulu yang kusut.

Sediakan beberapa sikat untuk digunakan secara bergantian.

5. Jaga kebersihan hidung kucing

Hidung kucing Persia yang lebih pendek dapat lebih mudah untuk menjadi tersumbat karena kotoran. Hal ini dapat menyebabkan kucing sulit bernapas dan dapat memicu infeksi saluran pernafasan. Untuk itu, pastikan untuk membersihkan hidung kucing Persia secara teratur.

Anda dapat menggunakan cotton bud yang telah dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan hidung kucing.

6. Vaksinasi kucing Persia secara teratur

Kucing Persia juga butuh vaksin. Kucing ini lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan jika dibandingkan kucing jenis lain.

Hal ini disebabkan kucing Persia tidak memiliki lapisan filter ekstra pada hidung untuk menyaring bakteri. Untuk menjaga kucing Persia dari infeksi saluran pernapasan, lakukan kontrol berkala ke dokter hewan.

Pemberian vaksinasi ini akan meningkatkan daya tahan tubuh kucing. Jadi, ia aman dari serangan virus atau penyakit lainnya.

Masalah kesehatan umum yang harus diperhatikan pada kucing persia diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Penyakit ginjal polikistik, penyakit genetik yang mempengaruhi satu atau kedua ginjal yang umumnya akan mulai menunjukkan tanda-tanda pada saat kucing berusia sekitar 7 hingga 10 tahun
  • Kesulitan bernafas serta gangguan pernapasan yang disebabkan oleh hidung pesek
  • Kondisi mata, termasuk atrofi retina progresif, tonjolan kelopak mata (mata ceri), serta lipatan kelopak mata ke dalam (entropion)
  • Penyiraman mata yang berlebihan
  • Batu kandung kemih serta infeksi kandung kemih
  • Kardiomiopati hipertrofik, penebalan dinding otot jantung
  • Pembusukan hati
  • Sensitivitas panas

7. Bersihkan mata kucing Persia secara teratur

Mata kucing Persia dapat memproduksi air mata yang berlebihan. Jiak air mata tidak dibersihkan, dapat merusak bulu pada wajah dan dapat menimbulkan iritasi.

Cara membersihkan mata kucing Persia adalah dengan kain atau tissue, dengan metode menyeka air mata yang berlebihan pada mata kucing. Setidaknya bersihkan mata kucing Persia sehari sekali secara teratur.

8. Memandikan kucing Persia

Cara merawat kucing Persia selanjutnya adalah dengan memandikan kucing. Anda diwajibkan memandikan kucing ketika terlihat kotor saja.

Untuk memandikannya bisa dengan menggunakan jasa pet shop yang biasanya bisa memandikan sekaligus memberika perawatan yang lengkap. Anda juga bisa memandikannya sendiri.

Namun, untuk memandikannya, Anda harus mulai dari penggunaan air yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Penggunaan sampo yang tepat sampai cara memotong kuku kucing yang tepat juga harus diperhatikan agar kucing kembali cantik ketika sudah di mandikan.

Jarak waktu untuk memandikannya pun bisa satu minggu sekali, dua minggu sekali bahkan satu bulan sekali tergantung kondisi dari kucingnya.

Pelajari cara memandikan kucing dengan baik dan benar sebagai berikut!

1. Memilih Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk memandikan kucing adalah ketika mood-nya sedang senang.

Sebelum mandi, pastikan kucingmu dimanjakan terlebih dahulu. Jangan biarkan perut kucing kosong karena mereka akan cepat rewel. Mandikan kucing di pagi hari, atau ketika cuaca masih terasa hangat agar mereka tidak kedinginan setelahnya.

2. Memilih Sampo Kucing Tepat

Setiap kucing memiliki jenis dan volume bulu yang berbeda. Itulah mengapa kita harus tahu jenis sampo apa yang cocok untuk si kucing. Kucing yang memiliki bulu tebal seperti Persia atau Siberia membutuhkan sampo yang lebih lembut.

Apabila tersedia, berikan beberapa tetes vitamin bulu pada sampo untuk mengurangi jumlah bulu rontok. Sementara itu, kucing berambut pendek biasanya bisa dimandikan dengan semua jenis sampo kucing. Kamu juga bisa memilih sampo kucing anti kutu jika si meng di rumah sedang kutuan.

3. Selalu Menggunakan Air Hangat

Cara memandikan kucing berikutnya adalah memandikannya dengan air hangat. Siapkan satu ember besar yang sudah diisi dengan air hangat, dan pastikan tinggi airnya tidak merendam seluruh badan kucing. Fungsi air hangat adalah untuk menjaga mood kucing agar tetap nyaman dan tidak panik.

4. Buat Kucing Merasa Nyaman

Apabila ini adalah kali pertamamu memandikan kucing, maka langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan mereka tidak kaget. Menggunakan air hangat sebagai penenang saraf kucing akan percuma jika mereka menganggap air sebagai musuh.

Simpan kucing di samping ember, basahi tubuh kucing secara perlahan dan lembut, mulai dari kaki, ekor, sampai punggung. Usap-usap kepala kucing menggunakan tangan basah. Pergerakan lembut ini akan menciptakan suasana santai, dan kucing pun dijamin tidak akan berontak.

5. Bersihkan secara Menyeluruh

Area yang harus kamu perhatikan ketika memandikan kucing adalah kaki dan telinga. Kedua bagian ini memiliki celah-celah kecil yang susah dibersihkan, sehingga membutuhkan penanganan ekstra. Berikut adalah cara memandikan kucing untuk area kaki dan telinga.

Cara Membersihkan Telinga Kucing

  • Hindari mengguyur seluruh kepala kucing dan gunakan tangan basah untuk menyeka area wajah.
  • Bersihkan telinga menggunakan tangan basah dengan cara diusap.
  • Gunakan tisu basah atau kapas yang sudah direndam air hangat untuk membersihkan telinga bagian dalam.
  • Cara membersihkan telinga kucing juga bisa dilakukan dengan cotton buds ketika kucing sudah selesai mandi.

Cara Membersihkan Kaki Kucing

  • Bersihkan kaki kucing dengan cara merendamnya di dalam air hangat.
  • Pijat bagian telapak kaki dan sela-selanya menggunakan jempol sampai bersih.
  • Kamu juga bisa menggunakan cotton buds untuk mengangkat kotoran yang menempel di sela kuku.

6. Bilas Menggunakan Air Hangat

Setelah badan kucing digosok menggunakan sampo, cara memandikan kucing berikutnya adalah membasuhnya dengan air hangat.

Bilas sampo dari bagian leher sampai ekor secara perlahan. Pastikan badan kucing sudah benar-benar bersih sebelum digosok menggunakan handuk kering.

7. Keringkan Badan Kucing dan Berikan Kasih Sayang

Keringkan kucing dengan menggunakan handuk kering. Jangan biarkan kucing berkeliaran di rumah dengan keadaan bulu masih basah karena akan menyebabkan penyakit flu.

Kamu bisa mengeringkan badan kucing dengan cara dijemur di bawah sinar matahari hangat. Apabila kucingmu bukan tipe penakut, gunakan hair dryer untuk mengeringkan bulu.

Itu dia beberpa merawat kucing persia, agar terhindar dari penyakit, kutu ataupun kerontokan bulu.

Semoga berhasil…

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick kami selanjutnya..

Salam Hangat…

Rekomendasi jasa backlink Terjamin murah dan terpercaya terbaik di Indonesia