SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tips & TrickTips Mengobati Suara Serak

Tips Mengobati Suara Serak

Suara serak adalah suatu kondisi yang menyebabkan kesulitan produksi, perubahan serta penurunan kualitas suara. Bila kamu mengalami suara serak, suaramu mungkin terdengar lemah, berat, kasar, parau, atau terjadi perubahan volume.

Beberapa faktor risiko suara serak adalah merokok, lingkungan udara tidak bersih, refluks gastroesofagus, penggunaan pita suara berlebihan, penggunaan steroid jangka panjang, batuk, dan lainnya.

Suara serak paling sering disebabkan oleh infeksi virus di saluran pernapasan bagian atas. Namun, walaupun kurang umum, ada juga beberapa penyebab suara serak lainnya:

  • Radang.
  • Tumor (neoplasma).
  • Paralisis otot-otot laring (seperti post stroke).
  • Kelainan laring.
  • Gangguan pita suara.
  • Polip (pertumbuhan abnormal) pada pita suara.
  • Kanker tenggorokan, tiroid, atau paru-paru.
  • Perubahan suara pada anak remaja laki-laki.

Apakah kamu pernah mengalami suara serak? Suara serak kerap dialami saat kita terjangkit flu atau batuk. Kondisi ini terjadi karena peradangan pada laring atau saluran napas yang menyerang bagian pita suara yang saling terhubung dengan laring. Peradangan ini disebut laringitis. Selain batuk dan flu, suara serak juga bisa disebabkan karena radang tenggorokan, demam, hingga sakit paru-paru.

Pola Makan Yang Tidak Sehat Juga Dapat Menyebabkan Suara Serak

Ternyata parau atau seraknya suara juga bisa terjadi karena konsumsi makanan yang tidak sehat. Alasannya, makanan-makanan tersebut memicu terjadinya peradangan pada bagian saluran napas. Jadi, sebaiknya hindari konsumsi makanan berikut ini:

1. Gorengan

Gorengan kerap menjadi penyebab terjadinya banyak gangguan kesehatan. Terlalu banyak konsumsi gorengan bukan hanya membuat suara menjadi serak, tetapi juga bisa memicu kolesterol, obesitas, dan darah tinggi. Terlebih jika minyak goreng yang digunakan tidak bersih, pasti kamu langsung terkena radang tenggorokan dan batuk.

2. Makanan Pedas

Tidak sedap rasanya makanan yang tidak terasa pedas. Mayoritas orang Indonesia begitu menggemari makanan pedas. Padahal, konsumsi makanan yang terlalu pedas mampu membuat tenggorokan mengalami peradangan. Inilah mengapa para penyanyi sering menghindari konsumsi makanan pedas, terlebih ketika akan menggelar konser.

3. Makanan Terlalu Asin atau Gurih

Makanan gurih memang terasa lezat dan membuat ketagihan. Namun, makanan yang terlalu asin atau gurih mudah membuat suara menjadi serak. Kondisi ini menyebabkan pita suara mengering dan membuat elastisitasnya berkurang.

Garam memiliki kemampuan untuk menyerap cairan tubuh, sehingga kamu mudah haus jika terlalu banyak atau terlalu sering mengonsumsi makanan asin. Sebaiknya, imbangi dengan banyak minum air putih untuk menjaga tenggorokan tetap lembap.

4. Hasil Olahan Produk Susu

Susu dan produk olahannya boleh dibilang tidak pernah lepas dari menu yang kita santap sehari-hari. Mengonsumsi produk susu ataupun olahannya secara berlebihan bisa memberikan dampak yang tidak baik untuk tenggorokan kamu. Sebab, produk susu dapat memicu produksi lendir yang berlebihan pada tenggorokan, sehingga kamu mudah serak dan terserang batuk berdahak. Jadi, sebaiknya konsumsi secukupnya saja.

5. Makanan Bersantan atau Berlemak

Santan tidak baik untuk tenggorokan jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Selain gorengan, makanan bersantan harus dihindari karena  memicu sakit tenggorokan akibat kandungan minyak di dalamnya. Terlebih jika makanan bersantan yang disantap sudah diolah dengan tambahan minyak goreng.

6. Kacang-Kacangan

Kacang sering menjadi camilan yang banyak dipilih untuk menemani aktivitas. Namun, terlalu banyak mengonsumsinya dapat membuat tenggorokan mudah gatal yang berdampak pada suara serak dan batuk. Itulah mengapa bagi kamu yang rentan terserang batuk, sebaiknya hindari konsumsi kacang-kacangan terlalu banyak.

7. Kopi, Kafein dan Alkohol

Menurut artikel yang diterbitkan oleh University of Maryland Medical Center, alkohol dan kafein, termasuk kopi berkafein dan tanpa kafein berkontribusi memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Akibatnya, suara berubah menjadi serak. Tidak hanya dalam kopi, kafein bisa terkandung dalam minuman berenergi, minuman ringan, teh hitam, coklat dan es krim rasa kopi.

8. Makanan atau Minuman Asam

Terlalu banyak mengonsumsi makanan maupun minuman yang bercita rasa asam juga berisiko menyebabkan suara serak. Menurut studi dari Columbia University Health Services, kerongkongan tidak memiliki lapisan pelindung seperti yang ada di perut. Akibatnya, makanan asam yang memiliki pH lebih rendah dapat memicu sensasi terbakar di kerongkongan.

9. Makanan atau Minuman Dingin

Ketika cuaca sedang panas dan terik, minum es pasti terasa menyegarkan tenggorokan. Meski begitu, ternyata makanan atau minuman bersuhu terlalu rendah justru membuat tenggorokan cepat kering. Akibatnya, pita suara mudah kehilangan elastisitasnya dan suara menjadi serak.

Satu hal yang perlu diingat, suara serak bukanlah penyakit, melainkan gejala dari berbagai macam gangguan kesehatan. Walaupun suara serak adalah kondisi medis yang sering disepelekan, bukan berarti Anda bisa “santai” dalam menanganinya.

1. Istirahatkan suara

Penggunaan suara yang berlebihan, bisa menyebabkan kotak suara membengkak dan teriritasi. Untuk bisa sembuh, pita suara membutuhkan istirahat. Maka dari itu, hindarilah penggunaan suara yang berlebihan, apalagi sampai berteriak. Perlu diingat, bernyanyi juga bisa memperparah kondisi ini.

2. Berhenti merokok

Merokok, baik itu rokok tembakau maupun vape, adalah satu hal yang harus Anda hentikan untuk memulihkan suara. Merokok dapat mengiritasi tenggorokan, memicu datangnya batuk, dan menunda proses penyembuhan. Ini juga berlaku bagi para perokok pasif. Segera hindari asap rokok yang ada di sekeliling Anda.

3. Minum air putih secara teratur

Air putih bisa disebut sebagai “obat” dari banyak penyakit. Buktinya, mengonsumsi air putih secara teratur, dianggap sebagai cara menghilangkan suara serak yang ampuh. Air putih bisa menjaga tenggorokan tetap terhidrasi, menghilangkan dahak, dan mengeluarkan lendir. Selain air putih, coba juga teh dan sup hangat, untuk mengatasi suara serak. Saat suara serak, selalu hindari minuman yang mengandung kafein. Sebab, kafein bisa menyebabkan dehidrasi.

4. Menjaga kelembapan udara

Menghirup udara kering bisa mengiritasi tenggorokan dan akhirnya memunculkan peradangan di pita suara. Memasang alat pelembap ruangan atau humidifier bisa membantu Anda menghilangkan dahak di tenggorokan. Jika tidak memilikinya, duduk saja di dalam kamar mandi sambil menyalakan kucuran air hangat. Uap panasnya bisa melegakan tenggorokan, dan membantu menghilangkan suara serak.

5. Mengonsumsi permen pelega tenggorokan

Permen pelega tenggorokan mampu melembapkan tenggorokan, meredakan nyeri, dan mengurangi batuk. Pilihlah permen pelega tenggorokan yang mengandung bahan-bahan alami seperti madu atau teh hijau.

6. Minum cuka sari apel

Cuka sari apel dipercaya sebagai cara menghilangkan suara serak, karena mengandung komponen antimikroba. Campurkan 1-2 sendok makan cuka sari apel mentah ke dalam segelas air putih. Minumlah sebanyak 1-2 kali dalam sehari. Tambahkan juga satu sendok madu, jika ingin Anda menginginkan rasa manis.

7. Mengonsumsi campuran jahe dan air

Mengonsumsi jahe memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya adalah menjadi cara menghilangkan suara serak. Biasanya, jahe dikonsumsi untuk meredakan batuk kering dan suara serak akibat laringitis. Jika Anda suka mengonsumsi teh, campurkan saja jahe segar ke dalam air mendidih, dan tunggu sampai tidak terlalu panas untuk diminum.

8. Berkumur dengan air garam

Salah satu cara menghilangkan suara serak yang paling umum adalah dengan berkumur dengan air garam. Masukan seperempat atau setengah sendok teh berisikan garam ke dalam air hangat. Setelah itu, berkumurlah dengan larutan tersebut, hingga mengenai bagian belakang tenggorokan. Lakukan metode ini sebanyak yang diperlukan.

9. Mengonsumsi bawang putih

Sejarah membuktikan bahwa bawang putih adalah obat alami yang sering digunakan dalam dunia medis. Sebuah penelitian membuktikan adanya komponen antibakteri pada bawang putih. Itulah sebabnya, bawang putih dipercaya bisa mengatasi suara serak. Untuk mengurangi aromanya yangsangat menyengat, Anda bisa mengonsumsi bawang putih dengan mencampurkannya pada salad atau saus pasta.

Itu dia beberapa tips mengatasi suara yang serak, apalagi untuk Anda yang sedang atau akan bernyanyi tiba-tiba suara serak, boleh di coba tips di atas ya. Jika tips diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba dan semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick kami selanjutnya..

Salam Hangat…

Rekomendasi jasa backlink Terjamin murah dan terpercaya terbaik di Indonesia