SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Tips Mendampingi Anak ADHD

Hai Sobat Barrier Magazine !!! gimana nih kabarnya hari ini, semoga sehat dan baik-baik saja ya. Semoga hati dan fikiran masih tetap sejalan ya, hehe..

Okeyy kali ini kita akan membahas tentang tips mendampingi anak penderita ADHD.

Apa itu ADHD?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa ADHD atau Attention-deficit hyperactivity disorder, adalah gangguan jangka panjang yang umumnya menyerang anak-anak dan ditandai dengan perilaku impulsif, hiperaktif, serta kurangnya perhatian. Terdapat 3 subtipe ADHD yang bisa diderita, diantaranya:

  • Dominan hiperaktif-impulsif. Pada tipe ini, pengidap umumnya memiliki masalah hiperaktivitas dan perilaku impulsif
  • Dominan inatentif. Pada tipe ini, pengidap umumnya memiliki gejala tidak dapat memperhatikan dengan baik
  • Kombinasi hiperaktif-impulsif dan inatentif. Pada tipe ini, pengidap mengalami gejala hiperaktif, impulsif, dan tidak dapat memperhatikan dengan baik

Untuk gejalanya sendiri, biasanya akan lebih mudah dikenalinya pada saat masih berusia anak-anak atau remaja. Sedangkan pada orang dewasa lebih sulit dikenali. Umumnya, gejala ADHD yang dialami pengidap saat dewasa berawal dari masa kanak-kanak. Gejala umum dari ADHD antara lain:

  • Mudah terdistraksi, pelupa, tidak menghiraukan lawan bicara, tidak mengikuti petunjuk, tidak dapat menyelesaikan pekerjaan atau tugas di sekolah, mudah teralihkan, kehilangan fokus, memiliki masalah dengan keteraturan, serta menghindari tugas yang membutuhkan perhatian yang panjang
  • Hiperaktif, terlalu bersemangat dan berbicara berlebihan. Seseorang yang menderita ADHD biasanya cenderung tidak dapat duduk tenang dalam waktu lama, dan selalu memberi jawaban sebelum pertanyaan diselesaikan.
  • Impulsif. Gejala ini ditandai dengan perilaku berisiko tanpa memikirkan konsekuensi dari tindakannya.

Cara Mendampingi Anak Hiperaktif

ADVERTISEMENT

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan anak hiperaktif. Namun, kondisi ini dapat dikelola melalui dukungan dan pendidikan yang tepat untuk orang tua dan anak. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat untuk mengontrol gejala ADHD yang muncul dan menganjurkan terapi.

Jika Anda memiliki anak hiperaktif, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengontrol perilaku anak:

1. Membangun kehidupan anak yang terorganisir dan terstruktur

Bantulah anak Anda dalam mengelola kehidupannya, seperti mengatur waktu beraktivitas atau menjaga lingkungannya tetap rapi.

Berikan pula instruksi yang terstruktur, singkat, dan spesifik. Contohnya,”Tolong bantu Ibu menaruh mainan di kotak mainan dan mengembalikan buku ke rak.”, lalu berikan anak pujian jika ia melakukannya dengan benar.

2. Menciptakan waktu tidur yang teratur

ADVERTISEMENT

ADHD dapat menyebabkan masalah tidur yang membuat gejalanya semakin parah. Ciptakan waktu tidur anak yang baik dengan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya.

Hindari bermain komputer atau menonton TV sebelum tidur karena dapat mengganggu waktu istirahatnya.

3. Menerapkan disiplin positif pada anak

Terapkanlah disiplin yang tegas dengan penuh kasih sayang. Anda dapat melakukannya dengan cara menghargai perilaku baik yang anak lakukan dan mencegah perilaku negatif yang berada di luar kendali.

Jangan hanya mengucapkan terima kasih ketika ia membantu Anda, tapi singgung pula usaha yang ia lakukan. Misalnya, “Terima kasih sudah membantu ibu mencuci piring.” Dengan cara ini, anak menjadi tahu tindakan apa saja yang tergolong baik.

4. Menghabiskan waktu bersama anak

Luangkan waktu Anda setiap harinya untuk sekadar berbincang dan beraktivitas bersama anak. Berikan anak Anda perhatian penuh dan pujilah perilaku positif yang ia lakukan.

Anda juga dapat menghabiskan waktu bersama anak Anda dengan melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan keliling komplek atau berolahraga. Namun, pastikan ia tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat saat dekat dengan waktu tidurnya.

5. Membina hubungan keluarga yang sehat

Hubungan antara semua anggota keluarga berperan besar dalam mengelola atau mengubah perilaku anak hiperaktif. Pasangan suami-istri dengan ikatan yang kuat sering kali merasa lebih mudah menghadapi tantangan menjadi orang tua.

Upayakan untuk menjalin komunikasi yang sehat dengan anak Anda. Jika ia mengajak Anda bicara, tanggapi dengan tenang dan sabar.

Cara Mengatasi Kesulitan Belajar pada Anak Hiperaktif

Anak hiperaktif lebih sulit berkonsentrasi dan beradaptasi di kelas dibandingkan dengan teman-teman sebayanya. Kondisi ini bisa berdampak negatif pada perkembangan akademis dan rasa percaya diri mereka.

Meski begitu, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk membantu perkembangan akademis anak Anda, antara lain:

  • Beritahu pihak sekolah terkait kebutuhan khusus anak agar guru dapat menentukan metode belajar yang tepat.
  • Usahakan untuk selalu berdiskusi dengan guru yang mengajar anak di sekolah.
  • Bantulah anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah atau proyek dari sekolah lainnya.
  • Bantulah anak dalam mengembangkan kelebihan dan kepercayaan dirinya. Fasilitasi anak dengan barang-barang yang ia butuhkan untuk mendukung bakatnya.
  • Sekolahkan anak di sekolah berkebutuhan khusus guna membantu anak hiperaktif mengatasi kesulitan belajar.

Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan homeschooling untuk anak ADHD. Metode pembelajaran ini menekankan hal-hal dasar yang dapat mendukung tumbuh kembang anak hiperaktif, seperti menciptakan rutinitas, mengelola kecemasan, dan meningkatkan komunikasi.

Homeschooling tentunya bisa memberikan Anda lebih banyak waktu untuk menghabiskan waktu bersama anak dan membantunya mengembangkan minat, bakat, serta rasa percaya diri.

Dukungan penuh dari orang tua, tenaga pengajar, dan orang-orang di sekitarnya sangatlah penting untuk tumbuh kembang anak hiperaktif. Bawalah ia ke dokter secara berkala untuk memastikan perkembangannya. Anda juga bisa meminta bantuan terapis profesional untuk memberikan pelatihan atau bimbingan khusus.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga artikel ini ke teman-teman Anda yaa.

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…