SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Tips agar tidak salah memilih jurusan kuliah

Bagi beberapa siswa yang sudah mulai memasuki fase tingkat pendidikan tinggi, memilih jurusan terasa sedikit seperti tantangan. Ada yang masih dilema memilih diantara dua, ada yang masih bingung ingin terjun ke bidang yang mana, dan bahkan masih ragu dengan satu pilihan yang dimiliki. Banyak dari mereka yang masih bingung memilih jurusan kuliah.

Sementara itu, jurusan kuliah sangat penting untuk kedepannya. Jurusan kuliah merupakan fondasi kamu untuk melewati langkah selanjutnya. Dengan belajar di jurusan yang tepat, kamu bisa fokus untuk mengembangkan potensimu dan juga memahami rencana karir untuk di masa depan. 

“Jurusan mana yang seharusnya saya ambil?” Pertanyaan seperti ini barangkali cukup sering berdengung di benak kita, Generasi Z yang akan masuk kuliah. Memilih jurusan kuliah memang bisa menimbulkan kegalauan tersendiri.

Sebagian kita memang tak tahu sama sekali apa saja ragam pilihan jurusan kuliah yang ada. Sebagian lagi sudah memiliki beberapa pilihan jurusan kuliah, namun sedang bingung menentukan jurusan apa yang diambil. Dan, ada pula yang galau ketika harus menentukan antara jurusan kuliah pilihan Ortu atau pilihan diri sendiri.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Karena diluar sana ada sangat banyak sekali jurusan, kamu perlu memilih secara baik-baik dengan pertimbangan yang matang. FYI, ada beberapa bidang studi yang memiliki jurusan atau spesialisasi berbeda. Disinilah kamu harus bisa memilih yang benar-benar sesuai denganmu dan dengan apa yang kamu butuhkan.

Untungnya, kamu dengan mudah bisa menjadikan beberapa indikator sebagai benchmark saat menentukan pilihan jurusan. Beberapa indikator tersebut tentunya punya kaitan erat dengan jurusan yang akan kamu pilih. Ada yang bisa kamu coba pertimbangkan dan ada juga yang benar-benar perlu kamu terapkan agar tidak menyesal dengan pilihan yang diambil nantinya.

Untuk yang sedang kebingungan dalam memilih jurusan kuliah, berikut ini kami sudah merangkum beberapa tipsnya, yukk simak.

1. Memahami Minat dan Passion

Minat dan passion adalah dua poin esensial sebelum kamu menentukan jurusan kuliah. Dengan mengetahui kedua poin tersebut, kamu bisa lebih fokus dalam memilih bidang studi. Pilihlah jurusan dengan bidang yang sangat kamu sukai—dimana kamu ingin berkarya dan tidak merasa lelah dalam melakukannya. Kalau kamu kuliah di jurusan yang tepat sesuai minat dan passion, dijamin kamu akan lebih berkembang saat mendalaminya.

2. Lakukan riset dalam mencari jurusan

Buatlah daftar beberapa jurusan yang menarik minatmu dan juga yang paling mendekati. Pertimbangkanlah setiap pilihan yang ada dalam daftar. Setelah kamu review baik-baik, kamu bisa mencoret jurusan yang sekiranya tidak sesuai denganmu. Nah, setelah itu, tersisalah jurusan yang mungkin sesuai dengan preferensimu. Jangan lupa, kamu juga harus mencari tahu kualitas jurusan tersebut di universitas yang akan kamu tuju.

3. Ketahui Keuntungan dan Konsekuensi Pilihan

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Dalam memilih sebuah jurusan, pastikan kamu tahu secara jelas apa saja yang akan kamu hadapi saat perkuliahan nanti. Kalau kamu sudah siap dengan hal tersebut, kamu pasti mampu menerima konsekuensinya. Sebagai contoh, kamu mengambil jurusan Animal Husbandry dimana kamu pasti akan menemui kegiatan yang melibatkan kontak dengan berbagai binatang, ataupun Medical dimana kamu akan menjalani kegiatan praktik yang pastinya berbau medis! 

Poin ini sangat penting. Karena dengan mengetahui konsekuensi kamu akan lebih siap dalam menerima apapun pembelajaran yang akan diberikan nantinya. Selain itu, kamu juga bisa memikirkan keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan memasuki jurusan tersebut. Dengan begitu, kamu bisa semakin termotivasi dalam memilih jurusan kuliah.

4. Ketahui Nilai Kemampuan di Sekolah

Periksa kembali nilai-nilai yang kamu dapatkan saat di sekolah. Nilai mata pelajaran manakah yang mendapatkan nilai paling baik dan juga selalu meningkat. Cara ini juga berguna untuk menemukan program studi yang berkaitan dengan nilai tersebut. Misalnya nilai yang paling baik adalah Matematika, kamu bisa memilih jurusan Matematika ataupun yang masih berhubungan.

5. Memilih Universitas

Nah ini dia yang juga harus kamu perhatikan! Pilihlah universitas yang menawarkan jurusan mu dengan kualitas atau akreditasi yang baik. Jika kualitasnya baik, kamu pasti akan diperlengkap dengan fasilitas serta program dengan konsep atau metode yang mampu meningkatkan kemampuanmu. Reputasi universitas juga perlu dipertimbangkan. Secara tidak langsung, reputasi yang dimiliki universitas dapat menggambarkan kualitas yang dimiliki dan juga punya pengaruh untuk prospek kerja maupun langkah selanjutmu.

6. Durasi Studi

Setiap program studi punya durasi yang berbeda-beda. Contohnya, untuk program Master di Inggris ada yang dapat diselesaikan hanya dalam kurun satu tahun. Selain itu, Australia juga punya beberapa universitas yang menawarkan program Bachelor dengan durasi satu hingga dua tahun. Kamu bisa menyesuaikan berapa lama kamu ingin menempuh studi di universitas tersebut.

7. Mempertimbangkan Biaya Kuliah

Biaya studi adalah salah satu hal yang selalu menjadi pertimbangan banyak pelajar. Jika kamu ingin merantau, tentu kamu harus mempertimbangkan biaya kuliah dan juga biaya hidup yang nantinya dikeluarkan. Namun, jangan biarkan hal ini menjadi halangan untukmu berkuliah di jurusan dan universitas impian. Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar kamu bisa menekan pengeluaran! Kamu bisa mendaftar beasiswa dan juga bekerja part-time maupun freelance.

8. Berkonsultasi dengan orang terdekat atau yang berpengalaman

Agar tidak terpengaruh dengan hal lain, kamu bisa berkonsultasi dengan orang tua ataupun yang lebih berpengalaman. Orang tua bisa mengetahui minat dan membantu menemukan yang tepat untukmu. Cobalah untuk meminta saran dan arahan agar kamu bisa yakin dalam menentukan pilihan jurusan. Sedangkan jika kamu ingin meminta pendapat dari orang yang lebih profesional kamu bisa berbicara dengan konsultan pendidikan, salah satunya.

Tak cukup dengan tips di atas, kita juga harus memperhatikan pantangan berikut ini saat memilih jurusan kuliah. 

1. Jangan memilih jurusan kuliah hanya karena prospek masa depan

Beberapa jurusan memang membekali kita dengan ilmu, kemampuan, dan kecakapan untuk menyandang profesi tertentu – seperti akuntan, aktuaris, atau pegawai bea cukai pada contoh diatas. Tetapi bukan berarti kemampuan pada bidang tersebut itulah yang semata-mata membuat kita mendadak sukses dimasa depan.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan karier seseorang. Jurusan kuliah dan prospek yang ditawarkannya tak sesederhana penambahan bilangan bulat. Memilih jurusan kuliah yang membuat orang lain tampil mentereng takkan serta merta membuat masa depan kita sama cerah berkilaunya.

2. Jangan terpaku pada nilai pelajaran saja

Apa mata pelajaran yang paling kamu sukai di sekolah? Mata pelajaran apa yang nilainya rata-rata bagus? Misalnya mata pelajaran tersebut Matematika, apakah kamu akan memilih kuliah di Jurusan Matematika?

Perlu di ingat ternyata Matematika digunakan juga di Jurusan Aktuaria dan Statistika, misalnya. Bahkan, ada pula Jurusan Pendidikan Matematika. Pilihan jurusan kuliahmu tidak terbatas pada Jurusan Matematika di FMIPA.

Salah satu cara menentukan jurusan kuliah memang dengan mempertimbangkan nilai pelajaran di sekolah. Nilai sekolah sering dijadikan acuan saat kita harus menentukan jurusan kuliah, tetapi jangan hanya itu saja yang dijadikan acuan.

3. Jangan abaikan bakat dan minat diri

Kembali pada contoh diatas. Hanya karena nilai Matematikamu selalu sempurna, misalnya, kamu memilih Jurusan Pendidikan Matematika. Padahal, mahasiswa jurusan pendidikan lebih banyak belajar tentang teori-teori mengajar daripada mahasiswa ilmu murni Jurusan Matematika.

Mengenali bakat dan minat diri menjadi cara memilih jurusan kuliah yang cukup penting. Sayangnya, seperti telah disebutkan diawal, tak setiap kita sudah mengenali diri sendiri dengan cukup baik.

4. Jangan asal ikut-ikutan teman

Perlu diketahui bahwa 87% mahasiswa Indonesia merasa salah jurusan. Banyak diantara mereka yang merasa salah jurusan justru pada semester-semester akhir, setelah melewatkan dua-tiga tahun kuliah. Sayang sekali bila harus mengulang kuliah dan menjadi mahasiswa baru lagi, bukan?

Bahkan 52% karyawan mengaku bahwa jika bisa memutar waktu, mereka akan memilih jurusan kuliah yang berbeda. Apakah mereka dulu bingung memilih jurusan kuliah? Atau, mereka dulu menentukan jurusan kuliah hanya dengan mengikuti pilihan teman-temannya?

Nah, itulah dia tips-tips yang bisa kamu lakukan agar lebih siap dan tidak bingung memilih jurusan kuliah. Kalau nantinya sudah menentukan jurusan yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah bersiap secara maksimal saat mendaftar. Mulai dari mengurus nilai-nilai sekolah, mengumpulkan sertifikat, mengirimkan form aplikasi, sampai mencari beasiswa, intinya kamu akan mempersiapkan seluruh rangkaian kelengkapan saat dan setelah proses aplikasi.

Jangan lupa untuk mengalokasikan waktu belajar sebelum mengikuti apapun jenis tes masuk atau syarat perkuliahan nanti. Cobalah untuk konsisten belajar rutin selama 30 menit setiap hari agar hasilnya akan jauh lebih maksimal. Teruslah semangat dan memotivasi diri. Kamu bisa menggunakan cara membayangkan cita-cita atau impian kamu di masa depan agar semakin semangat dalam belajar.

Yang terakhir tidak kalah penting, perhatikanlah kesehatan tubuhmu. Kamu perlu mempersiapkan mental dan juga fisik. Kamu harus bisa istirahat yang cukup, menghindari stress, rajin olahraga, dan mengkonsumsi makanan bergizi. Dengan ini, kamu bisa menjaga kondisi fisik dan psikis tetap prima saat tes ataupun kuliah nanti. Kalau kondisi psikis dan fisik seimbang, kamu jadi bisa memperoleh hasil yang jauh lebih maksimal.

Semoga berhasil…

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick kami selanjutnya..

Salam Hangat…