SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Perban Futuristik Dengan Teknologi Canggih

Hai Sobat Barrier Magazine !!! gimana nih kabarnya hari ini, semoga sehat dan baik-baik saja ya. Semoga hati dan fikiran masih tetap sejalan ya, hehe..

Okeyy kali ini kita akan membahas tentang Perban Futuristik yang dengan teknologi canggih untuk mengobati luka.

Seiring kemajuan teknologi para Ilmuwan terus mengembangkan jenis perban futuristik yang dapat digunakan untuk kemajuan ilmu kedokteran di masa depan. Tujuan penilitian ini adalah menciptakan perban yang tidak hanya dapat menutup luka, namun sekaligus menyembuhkan luka. Perban-perban ini didesain dengan teknologi yang membantu mempercepat proses penyembuhan pasien dan dapat digunakan untuk solusi dimasa depan.

erban menjadi solusi untuk membantu merawat luka agar tetap bersih. Perban luka digunakan oleh para dokter untuk membantu penyembuhan luka serta melindungi luka dari kotoran, debu, gesekan dengan benda tertentu yang berpotensi menimbulkan infeksi. Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini banyak sekali perkembangan di dunia medis, salah satunya adalah perban.

Yukk Markicek !!!

Perban nirkabel dengan smartphone

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Pada tahun 2017, tim peneliti dari University of Nebraska-Lincoln, mengembangkan perban pintar yang menggunakan gel dan dapat memberikan dosis kecil obat secara otomatis pada luka. Penggontrol mikro bawaan mengirimkan tegangan melalui serat tertentu untuk secara selektif melepaskan obat didalamnya. Teknologi pada perban ini menjadi perban pertama yang mampu  melepaskan obat dengan dosis yang tepat secara otomatis. Penelitian ini terus dikembangkan agar bisa menciptakan perban berteknologi canggih yang membantu penyembuhan luka secara otomatis.

Perban dengan indikator sinar

Walaupun telah memakai perban, bukan berarti kamu tidak lagi harus bertemu dengan dokter. Pemeriksaan luka yang dibalut dengan perban tetap harus diperiksa oleh dokter. Dari kegitaan pemeriksaan ini lah mengharuskan dokter harus membukan dan menutup perban berkali-kali yang kemungkinan bisa menimbulkan infeksi.

Pada tahun 2017, para ilmuwan di Swiss menciptakan sebuah inovasi perban yang dapat bersinar ketika luka semakin parah. Hal ini didasarkan pada kenaikan pH pada cairan luka pasien. Ph 7-8 menunjukkan luka yang semakin kronis, sedangkan pH 5-6 menunjukkan luka yang semakin sehat. Perban ini dibuat dengan molekul-molekul khusus yang hanya bisa menyala pada saat cairan luka mencapai pH 7,5. Jika teknologi ini dikembangkan, maka akan mempermudah para dokter untuk memantau luka pasien tanpa harus mengganti perban.

Band aid elektronik

Pada tahun 2015, para ilmuwan di Washington State University menerbitkan sebuah makalah yang menjelaskan teknologi perban yang dinamai Band Aid Elektronik. Perangkat ini dirancang dengan kain karbon konduktif yang dialiri dengan arus listrik, sehingga menghasilkan hidrogen peroksida.

Perban pintar dengan sensor

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Perban berteknologi canggih saat ini terus dikembangkan oleh para ilmuwan agar tidak hanya membalut, namun dapat menyembuhkan luka. Sebuah tim peneliti dari Universitas Tufts mendemonstrasikan perban pintar yang dilengkapi oleh sensor. Sensor ini diketahui dapat mengukur besar atau kecil luka pada pasien. Mikroprosesor internal yang bekerja pada perban juga memantau infeksi peradangan yang terjadi pada luka pasien.

Perban nanogenerator

Sekarang ini para ilmuan terus mengembangkan potensi penggunaan listrik dalam perban. Para ilmuwan dari University Of Wisconsin-Madison, mengembangkan sebuah perban nanogenerator yang didukung oleh energi dari tubuh pasien. Dalam pengembangan perban dengan teknologi canggih ini pemimpin tim yang bernama Xudong Wang, menguji perban pada 10 tikus.