SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Penyebab Motor Sering Mogok dan Apa Saja yang Harus Anda Cek ? Simak Tips Berikut Ini

Saat paling menyebalkan adalah ketika motor yang dikendarai tiba-tiba mogok di jalan. Apalagi anda dalam keadaan genting dan kebetulan tempat motor mogok jauh dari bengkel.

Mau tidak mau memang motor harus segera diperbaiki sesuai kerusakannya. Tapi, bagi anda yang tidak mengalami hal ini bisa memahami berbagai penyebab mesin motor mogok di jalan sehingga dapat menghindari risiko ini.

Selain itu sebenarnya apabila anda sudah mengetahui masalah utamanya. Bagaimana solusi untuk menangani hal tersebut.

Mengenai beberapa penyebab motor mogok serta solusi yang dapat dilakukan

1. Mesin Overheat

Kendala pertama yang sering menyebabkan motor mogok terletak pada bagian mesinnya. Ini bisa terjadi ketika mesin tersebut mengalami kondisi overheat atau terlalu panas. Yang mana hal tersebut dapat memicu pelumas tak lagi mampu untuk meredamnya. Kemudian panas mesin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan komponen piston perlahan memuai dan liner boring motor akan macet.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Kondisi overheat ini bisa terjadi pada setiap kendaraan jika digunakan terlalu lama berkendara di jalan. Untuk itu idealnya jika Anda menempuh perjalanan jarak jauh, disarankan untuk melakukan istirahat setelah 2 jam berkendara. Dengan demikian performa mesin yang sebelumnya sudah panas dapat menurun secara perlahan.

2. Bahan Bakar Tidak Tepat

Berikutnya, kondisi motor yang sering mogok bisa jadi juga disebabkan oleh bahan bakarnya yang tidak sesuai. Sebagai informasi, pemilihan bahan bakar sangat berkaitan erat dengan proses pembakaran yang terjadi dalam motor. Jika Anda sering menggunakan bahan bakar beroktan rendah, bisa jadi itu adalah faktor terbesar yang menyebabkan kendaraan Anda mogok atau mati tiba-tiba.

Bahan bakar yang beroktan rendah menghasilkan proses pembakaran yang kurang maksimal. Hasil pembakaran yang kurang maksimal tersebut dapat menjadi faktor penyumbat klep yang kemudian memicu motor mogok.

3. Filter Udara Tersumbat

Komponen filter pada kendaraan memiliki fungsi utama untuk menyaring udara yang masuk ke bagian ruang bakar. Tujuannya adalah agar udara tersebut tidak tercampur dengan kotoran atau debu dari luar sehingga dapat memberikan hasil pembakaran yang maksimal.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Nah, karena digunakan untuk menyaring udara kotor, komponen filter ini tentu dapat mengalami kondisi tersumbat oleh kotoran yang tersaring. Akibatnya proses penyaringan pun berjalan kurang lancar. Sehingga dapat memicu masuknya debu atau kotoran ke proses pembakaran yang kemudian dapat membuat motor dapat mogok sewaktu-waktu.

4. Oli Belum Diganti

Penyebab motor mogok yang selanjutnya bisa dikarenakan oleh oli yang sudah habis masa pakainya. Di mana waktu yang dianjurkan berkisar 2-3 bulan setelah pemakaian awal atau setelah digunakan untuk menempuh jarak 3.000 km.

Oli yang tidak segera diganti padahal sudah melewati usia pakainya hanya akan membuat kinerja motor menjadi kurang fit. Bahkan jika dilanjutkan terus menerus oli ini dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan pada komponen mesin motor yang lain.

5. Klep Salah Pasang

Pemasangan klep motor yang terlalu rapat juga menjadi faktor penyebab kendaraan sering mogok, lho. Hal ini dikarenakan, mesin akan lebih mudah cepat panas dan akselerasinya pun menjadi menurun. Pemasangan klep memang dianjurkan untuk tidak terlalu rapat agar terdapat rongga atau celah. Dengan demikian, panas mesin yang dihasilkan tidak hanya akan terjebak di dalam.

Ada banyak cara yang bisa kalian lakukan jika motor mengalami mogok, asalkan kalian semua menyediakan peralatan untuk membuka busi. Karena busi bisa menjadi salah satu faktor besar jika motor mati, lalu yang kedua pada bahan bakar. Baiklah untuk mengetahui lebih lengkapnya.

Dapat simak langsung saja ulasan yang sudah kami persipkan dibawah ini.

1. Periksa Bahan Bakar

Untuk cara mengatasi motor mogok yang pertama kalian lakukan cukup periksa saja bahan bakarnya. Dimana kalian bisa cek pada tangki bahan bakar apakah masih ada atau sudah habis. Biasanya dengan kehabisan bahan bakar akan menyebabkan motor mati, karena tidak ada suplai untuk melakukan pembakaran bahan bakarnya.

2. Cek Busi Motor

Jika bahan bakar masih banyak, hal yang bisa kalian lakukan yang selanjutnya cukup periksa saja keadaan busi motor. Untuk mengetahui apakah busi motor masih bagus atau tidak, kalian bisa mengecek dengan cara busi masukan pada tempat yang ada kebelnya. Setelah ittu kick starter diturunkanm, apabila tidak ada percikan api berarti busi mati. Untuk mengatasinya bisa kalian ketuk bagian atasnya dan bersihkan. Apabila tidak bisa juga, sebaiknya ganti yang baru atau ganti dengan cadangan busi jika kalian membawa.

3. Cek Sistem Pengapian

Cara mengatasi motor mogok selanjutnya, kalian semua bisa mengecek pada sistem pengapian atau CDI. Dimana untuk bagian ini memang memiliki kinerja sangat vital, untuk mengetahuinya kalian harus cek satu persatu dari CDI, busi, coil serta sepul.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba & semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…