SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Lagu Punk Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

Aliran musik punk semakin berkembang mengikuti budaya baru yang muncul di kalangan muda dan berhasil menelurkan banyak lagu punk revolusioner dan liriknya ditulis karena keadaan sosial dan politik pada saat tersebut.

Pada ulasan kali ini, kami akan memberikan beberapa lagu punk terbaik sepanjang masa dan sangat berpengaruh

The Sex Pistols – God Save The Queen

Pada dekade 70an, mulai banyak pemuda di Inggris yang merasa terisolasi dengan aturan yang ditetapkan oleh kerajaan. The Sex Pistols sebagai salah satu penggerak punk di masa itu merilis lagu fenomenal berjudul “God Save The Queen” sebagai bentuk pembangkangan terhadap ratu Inggris yang hendak merayakan perayaan setelah bertahta selama 25 tahun. Rencana awal dari Malcolm McLaren, manajer The Sex Pistols saat itu adalah memainkan lagu ini dari sungai Thames, tepat di luar Westminster Palace. Hanya saja, penampilan The Sex Pistols tak pernah terjadi karena digagalkan oleh pihak otoritas kerajaan. Meski gagal memainkan “God Save The Queen” di sungai Thames, lagu ini kemudian menjadi mars dari pergerakan punk yang terjadi di Inggris dalam mengekspresikan kemarahan mereka terhadap penguasa. Dengarkan salah satu lagu punk terbaik berjudul “God Save The Queen” di bawah ini.

Green Day – Welcome to Paradise

Green Day banyak dikritik dan dianggap sell out karena kesuksesan album Dookie secara komersial. Namun rasanya kita tidak bisa menolak bahwa Green Day adalah band yang mulai meletakkan fondasi dasar dari musik pop punk yang mulai ramai berkembang di akhir 90an sampai awal 2000an. Coba cari satu band yang memainkan musik punk dan turunannya saat ini yang benar-benar tidak mengambil pengaruh dari Green Day. Melodi gitar yang cepat, vokal melodius, dan chorus yang sangat enak untuk dinyanyikan bersama-sama. Tiga hal tersebut adalah hal yang membuat nama Green Day meroket dan sukses secara komersial. Bisa dibilang, Green Day baru membuka pintu terhadap musik pop punk untuk lebih dilirik melalui lagu ini.

The Clash – London Calling

The Clash sampai sekarang masih dianggap sebagai band dengan pengaruh paling kuat, tidak hanya terhadap musik punk namun juga musik secara keseluruhan. Lagu blockbuster mereka, “London Calling” adalah sebuah lagu dimana The Clash mulai memberi izin kepada elemen lain di luar punk untuk melebur bersama dengan musik punk itu sendiri. Hasilnya adalah sebuah lagu yang sangat cerdas, beragam, dan secara teknis mengagumkan. Joe Strummer sendiri tak pernah malu untuk mengakui bahwa ia ingin The Clash diterima secara lebih luas, melalui “London Calling”, The Clash baru saja merobohkan dinding itu dan menjadi contoh tentang bagaimana musik punk bisa dikembangkan sampai sejauh ini dengan hasil yang mengagumkan.

The Who – My Generation

ADVERTISEMENT

Pengaruh yang ditimbulkan oleh The Who sangatlah luas dan beragam. Tercatat, The Who berhasil memberikan pengaruh mereka kepada musik dari band-band seperti The Ramones, Green Day, Led Zeppelin, The Clash, The Sex Pistols, sampai Nirvana. Lagu “My Generation” berhasil menyuarakan apa yang menjadi keresahan dan kemarahan generasi muda saat itu dengan eksplosif. Lagu ini boleh disebut sebagai salah satu lagu paling keras, terartikulasi, dan berpengaruh dalam sejarah rock n roll sekaligus meletakkan pondasi untuk sound musik punk di tahun-tahun selanjutnya. Emosi yang disalurkan melalui lirik kontroversial di lagu ini, menjadikan “My Generation” sebagai anthem bagi generasi muda di tahun 60an. Bahkan jika kita berbicara mengenai dampak yang lebih luas, lagu ini dianggap sebagai standar minimum tentang bagaimana sebuah lagu ditulis dengan struktur seminimal mungkin untuk menghasilkan dampak sebesar mungkin.

The Ramones – Blitzkrieg Pop

Lagu “Blitzkrieg Pop” selalu mewarnai daftar lagu punk klasik dimana saja karena satu alasan, ya memang lagu ini memiliki pengaruh yang kuat terhadap perkembangan punk di masa-masa mendatang. Mulai dari chant yang anthemik, “Hey Ho! Let’s Go!” sampai kepada pelajaran punk rock 101 yang mereka tunjukkan. The Ramones tak terlalu memusingkan untuk memasukkan solo gitar yang rumit atau struktur yang membuat mereka terdengar sok pintar, namun energi yang mereka pertontokan luar biasa menginfeksi. Pengaruh The Ramones terhadap musik masih bisa dirasakan sampai sekarang, bahkan masih banyak band ramonescore yang setia untuk berpegang pada struktur lagu serta progresi yang dipopulerkan oleh The Ramones. Pengaruh lain di luar musik? Tentunya dinikmati oleh para penjual kaos hitam dengan sablon Ramones yang seperti tak lekang oleh waktu.

Bad Religion – Suffer

Fat Mike dari NOFX menyebut album dari Bad Religion berjudul Suffer sebagai album yang mengubah segalanya. Bisa dikatakan bahwa melalui album tersebut untuk pertama kalinya sound melodic punk modern, yang cepat, simpel, dan bertenaga mulai terdefinisikan. Sound ‘modern’ punk pada masa itulah yang akhirnya mempengaruhi hampir semua band melodic punk dari skena South California pada tahun 90an. Mungkin jika kita harus mencari perbandingan, pengaruh yang ditimbulkan oleh lagu khususnya album Suffer secara keseluruhan ini sama halnya seperti pengaruh dari revolusi musim panas tahun 1985 dengan hadirnya band seperti Rites of Spring. Sama seperti revolusi musim panas tahun 1985, Bad Religion melalui “Suffer” telah berhasil merevitalisasi skena West Coast yang sempat kehilangan arah.

Blink-182 – All The Small Things

Blink-182 sering dianggap sebagai band sampah oleh komunitas punk old school, dianggap terlalu ngepop dan menjual diri terhadap popularitas paska kesuksesan beberapa lagu hits cross over mereka dalam merajai tangga lagu pop di berbagai negara. Namun dibalik itu, kita tidak dapat menyangkal pengaruh besar Blink-182 dalam perkembangan musik pop punk yang merupakan turunan dari musik punk di awal tahun 2000an. Bersama Green Day, Blink-182 berjasa besar dalam meramu dan memoles sound dari lagu-lagu pop punk yang dirilis di tahun-tahun selanjutnya, sekaligus menetapkan standar bagi industri punk rock itu sendiri. Lagu “All The Small Things” sendiri adalah salah satu lagu paling populer bagi remaja yang tumbuh di era milenium baru.

The Misfits – I Turned Into a Martian

ADVERTISEMENT

Kalian tahu band itu istimewa dan sangat berpengaruh ketika band seperti Metallica dan Guns N’ Roses menyebutnya sebagai band yang mempengaruhi mereka. The Misfits adalah bapak dari subgenre baru di musik punk yang kemudian populer dengan istilah horror punk. Dengan lirik yang terdengar brutal, tak jauh-jauh dari hal-hal seperti zombie dan pembunuhan, The Misfits adalah salah satu nama yang mungkin dihindari dan di-black list oleh para orang tua agar tidak didengarkan oleh anak-anak mereka. Lagu “I Turned Into a Martian” membawa popularitas horror punk pada puncak yang sangat tinggi, bersamaan dengan itu menginspirasi band-band lain untuk ikut memainkan musik serupa, seperti Wednesday 13 dan Horrorpops.

Descendents – Suburban Home

Descendents adalah salah satu nama yang paling mudah dikenali di skena awal melodic punk South Carolina. Lagu “Suburban Home” bisa dibilang telah membuka jalan bagi band-band seperti Green Day dan hampir semua band-band yang tampil di edisi awal Warped Tour dalam mengembangkan sound mereka. Tak hanya berbicara mengenai aspek musikalitas, Descendents juga sudah getol dalam menulis lirik tentang wanita dan burger. Merasa familiar? Yap, jauh sebelum aliran pizzacore merebak di generasi pop punk modern belakangan ini, Descendents sudah mempopulerkan aliran (insert your favorite food here)-core walau mereka tak pernah secara langsung menyebut diri mereka seperti itu.

The Stooges – I Wanna Be Your Dog

Tahun 1969 yang lalu, tidak ada yang menyangka bahwa lagu dari Iggy Pop bersama dengan The Stooges yang berjudul “I Wanna Be Your Dog” akan meninggalkan pengaruh yang sangat kuat dan boleh disebut sebagai cikal bakal musik yang di kemudian hari disebut dengan sebutan punk rock. Belum pernah tercatat dalam sejarah, musik dengan skema tiga chord dan satu not piano dimainkan dengan cara sejenius ini. Mengutip dari Thurston Moore (Sonic Youth), “The Stooges adalah perwujudan sempurna dari apa yang bisa dicapai dengan memainkan musik”. Apalagi, Iggy Pop sering disebut sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap popularitas stage diving. Warisan yang ditinggalkan The Stooges rasanya tak bisa dirangkum dalam satu paragraf seperti ini.

Operation Ivy – Sound System

Operation Ivy adalah band ska punk seminal, band yang mengawali pergerakan ska punk. Memang jauh sebelum Operation Ivy memainkan kombinasi musik ska dan punk, sudah ada The Clash yang memainkan kombinasi cross over dua aliran musik tersebut. Namun, pengaruh Operation Ivy terhadap ska punk tak bisa disanggah oleh siapapun. Tanpa mereka mungkin band-band seperti Sublime dan bahkan Rancid serta Transplants (band Tim Armstrong setelah Operation Ivy) tidak akan pernah ada. Lagu “Sound System” seperti sebuah cetak biru untuk sebuah musik ska punk, mereka memperkenalkan bahwa musik punk bisa dimainkan dengan cara yang menyenangkan, gitar upstroke, dengan beberapa sentuhan rap.

The Offspring – Come Out and Play

Memang benar jika The Offspring ‘tidak’ memberi pengaruh apa-apa terhadap perkembangan style punk secara keseluruhan. Bahkan jika dibandingkan dengan band-band seangkatan seperti NOFX, peninggalan The Offspring bagi punk secara artistik bisa dibilang sangat minim serta jangan lupakan juga jika mereka merilis salah satu album terburuk sepanjang masa di Americana. Namun, lagu “Come Out and Play” yang diambil dari album Smash (1994) ini memberi pengaruh lain dari segi komersial. Lagu ini adalah lagu punk 90an pertama yang berhasil menggapai posisi nomor 1 di tangga lagu Billboard dan mendapatkan berbagai pujian dari media masa internasional. Kesuksesan The Offspring ini memacu orang-orang, para pendengar musik kasual untuk mulai mencari tahu band-band yang memiliki gaya bermain dan sound mirip mereka dan akhirnya secara tak langsung turut serta untuk mendorong kesuksesan band dengan musik punk (serta turunannya) secara komersial.

Rancid – Time Bomb

Rancid, bersama dengan Green Day, The Offspring, dan Bad Religion sering dianggap sebagai the big four of punk revival tahun 90an. Yang membuat Rancid langsung menonjol dibandingkan dengan band lain seangkatan mereka adalah bagaimana mereka terdengar sebagai bentuk reflektif dari punk di tahun 70an. Lagu “Time Bomb” adalah lagu yang merangkum bagaimana sebuah musik dengan sound punk retro dicammpur dengan beberapa pengaruh ska. Musik yang Rancid mainkan menjadi semacam jembatan bagi musik punk di generasi sebelumnya dengan musik punk di generasi mendatang, melalui lagu “Time Bomb” ini juga, Rancid seperti mengingatkan band-band yang ada setelah Rancid tentang bagaimana musik punk sebelumnya dimainkan.

Bad Brains – I Against I

Situs The Daily Beast menobatkan Bad Brains sebagai band Amerika paling penting dalam 35 tahun terakhir. Lebih lanjut, Stereo Williams menyebutkan bahwa Bad Brains mencetak template mengenai etos dan estetika yang kemudian diadopsi oleh Nirvana dalam menaklukan tangga lagu populer dekade 90an. Ketika mereka mulai populer sebagai fenomena Washington DC di tahun 70an, tidak ada band di masa itu yang terdengar seperti Bad Brains. Tingkat presisi yang mereka peragakan, energi yang mereka injeksikan, sampai pengaruh beraneka macam, mulai dari reggae sampai heavy metal, menjadikan Bad Brains sebagai salah satu band paling futuristik di masa itu.

ADVERTISEMENT
Rekomendasi jasa backlink Terjamin murah dan terpercaya terbaik di Indonesia