SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kesalahan Saat Mencuci Di Mesin Cuci Yang Dapat Merusak Pakaian

Hai Sobat Barrier Magazine !!! gimana nih kabarnya hari ini, semoga sehat dan baik-baik saja ya. Semoga hati dan fikiran masih tetap sejalan ya, hehe..

Okeyy kali ini kita akan membahas tentang kesalahan yang dapat merusak pakaian saat mencuci di mesin cuci.

Mencuci pakaian merupakan kegiatan rutin yang dilakukan hampir semua orang dan pasangan yang berumah tangga. Mulai dari mencuci 2-3 hari sekali, atau bahkan seminggu sekali di akhir pekan. Diantara mereka ada yang mencuci sendiri dengan mesin cuci atau secara manual, dan ada yang tinggal kirim pakaian kotor ke laundry.

Khusus bagi kamu yang mencuci pakaian sendiri atau asisten rumah tangga di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pasalnya, kesalahan dalam mencuci pakaian tidak hanya membuat pakaian menjadi tidak awet dan cepat rusak tapi juga mengganggu kenyamanan dan kesehatan.

Nahh berikut ini sudah kami rangkum beberapa kesalahan saat mencuci di mesin cuci yang dapat merusak pakaian

Tidak memisahkan cucian

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Memang rasanya lebih mudah mengumpulkan semua jenis cucian dan langsung menjejalkannya ke dalam mesin cuci. Tetapi lagi-lagi tidak semua jenis cucian bisa dicuci dengan cara yang sama. Mencuci pakaian dan seprai misalnya, tentu memerlukan jumlah deterjen dan suhu air yang berbeda. Belum lagi warna cucian. Memilah dan mengelompokkan warna pakaian penting dalam proses mencuci untuk menghindari kelunturan. Tentunya Anda tidak perlu memilah berdasarkan setiap warna, cukup memisahkan antara cucian yang berwarna gelap dan yang berwarna terang.

Untuk itu, jika Anda baru saja membeli baju dan ingin mencucinya untuk pertama kali, jangan lupa untuk melakukan tes apakah warna kainnya luntur atau tidak saat dicuci. Sebelum terlanjur menyesal bila baju-baju Anda yang lain terkena luntur. Termasuk ketika Anda mencuci gorden, sebaiknya tidak dicampurkan dengan cucian lain. Karena mencuci ada cara tersendiri untuk mencuci gorden yang tidak sama dengan baju lainnya.

Tidak membaca petunjuk perawatan pakaian

Setiap bahan dan model pakaian membutuhkan perawatan yang berbeda-beda. Biasanya produsen pakaian sudah menyertakan petunjuk perawatan pakaian pada label yang terdapat di pakaian tersebut. Pakaian dari bahan sutra, katun, rajutan, dan sebagainya tentu beda cara perawatannya. Kebanyakan orang seringkali mengabaikan atau tidak memperhatikan sama sekali petunjuk perawatan ini. Padahal ini penting dipahami agar pakaian keluarga Anda dapat awet dan tidak mudah rusak.

Tidak membersihkan noda terlebih dahulu sebelum mencuci

Beberapa jenis noda perlu dibersihkan terlebih dulu sebelum dicuci dengan mesin cuci. Tidak semua noda bisa dibersihkan dengan air panas, dan beberapa jenis bahkan menjadi semakin sulit dibersihkan jika sudah terkena air. Pastikan Anda membersihkan noda sesuai dengan jenis noda tersebut. Jika menggunakan cairan pembersih noda, Anda perlu membaca petunjuk pemakaiannya dengan seksama.

Terlalu banyak menggunakan deterjen

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Anda mungkin berpikir bila semakin banyak deterjen yang digunakan maka cucian akan menjadi semakin bersih pula. Ternyata tidak begitu. Terlalu banyak menggunakan deterjen bukan hanya dapat membuat pakaian rusak tetapi juga dapat merusak mesin cuci Anda. Karena pada setiap kemasan deterjen sudah tertera takaran yang diperlukan untuk setiap proses mencuci, maka sebaiknya Anda selalu mengikuti petunjuk tersebut.

Jumlah pakaian tidak sesuai dengan kapasitas mesin

Mencuci dalam jumlah banyak memang rasanya lebih praktis, karena hanya perlu melakukannya satu kali saja. Padahal ketika melakukan hal tersebut, artinya Anda memasukkan beban lebih besar dari kapasitas mesin cuci Anda. untuk itu, sebaiknya pastikan bahwa Anda tidak mencuci melebihi kapasitas mesin, karena pastinya akan merusak mesin cuci. Hal ini juga akan membuat pakaian Anda tidak akan bersih sempurna.

Selain itu, mencuci jauh dibawah kapasitas mesin juga sebaiknya dihindari. Biasanya mesin yang diisi terlalu sedikit akan menolak untuk bekerja, atau bergetar hebat ditengah proses pencucian karena berat yang tidak seimbang pada tabung mesin cuci Anda.

Menuangkan deterjen langsung pada baju

Memang hal ini terlihat remeh, namun sebenarnya cara ini keliru. Karena menuangkan deterjen langsung setelah menaruh baju di mesin cuci sebenarnya kurang efektif dan dapat merusak pakaian. Cara terbaik agar baju benar-benar bersih setelah dicuci, adalah dengan menaruh baju terlebih dahulu, kemudian merendamnya dengan air, kemudian baru menuangkan deterjen. Namun, jika Anda menggunakan pemutih, maka pemutih tersebut sebaiknya dimasukkan sebelum Anda menuangkan deterjen.

Membiarkan resleting terbuka

Resleting yang terbuka saat dicuci di dalam mesin cuci, dapat merobek kain yang halus serta menggores penutup mesin cuci. Jadi, pastikan Anda menutup semua resleting baju sebelum Anda menaruh semua cucian Anda di dalam mesin cuci. Selain itu, bra yang tidak dikaitkan juga bisa secara tak sengaja mengoyak kain pakaian yang halus.

Tidak membersihkan mesin cuci

Agar mesin cuci Anda tetap awet, alangkah baiknya bila Anda rutin membersihkannya setidaknya setiap enam bulan sekali.

Memaksa pengering bekerja terlalu keras

Jika cuaca di luar rumah mendukung , sebaiknya anda tetap menjemur dan mengangin-anginkannya. Cara tersebut tak hanya menghemat energi, tapi pakaian juga akan lebih lembut dan halus, serta tidak membuat baju jadi melar. Namun ketika kondisi mengharuskan Anda untuk menggunakan pengering, sebaiknya hindari menaruh baju hingga terlalu penuh, agar hasilnya lebih optimal.

Demikian ulasan kami tentang berbagai kesalahan menggunakan mesin cuci di rumah. Semoga ulasan di atas dapat menambah referensi bagi Anda agar terhindar dari berbagai kesalahan menggunakan mesin cuci dan membuatnya tetap awet untuk jangka panjang.

Jumlah Pakaian yang Tidak Sesuai dengan Kapasitas Mesin

Mencuci dalam jumlah banyak memang rasanya lebih praktis, satu kali mencuci dan selesai sudah. Padahal ketika melakukan hal tersebut Ibu berarti memasukkan beban lebih besar dari kapasitas mesin Ibu. Pastikan bahwa Ibu tidak mencuci melebihi kapasitas mesin, karena pastinya akan merusak mesin cuci. Selain itu bisa-bisa cucian ibu juga tidak tercuci dengan sempurna. Mencuci jauh dibawah kapasitas mesin juga sebaiknya dihindari. Biasanya mesin yang diisi terlalu sedikit akan menolak untuk bekerja, atau bergetar hebat ditengah proses pencucian karena berat yang tidak seimbang di dalam tabung mesin cuci.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga artikel ini ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba & semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…