SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Cepat Dilirik Investor !!! Tips Jitu Mempresentasikan Bisnis

Hai Sobat Barrier Magazine !!! gimana nih kabarnya hari ini, semoga sehat dan baik-baik saja ya. Semoga hati dan fikiran masih tetap sejalan ya, hehe..

Okeyy kali ini kita akan membahas tentang tips mempresentasikan bisnis kepada investor.

Kenapa perlu presentasi? Karena investor tidak akan sembarangan memberikan uangnya untuk mendanai bisnis-bisnis yang belum tentu jelas. Mereka pengin melihat bagaimana pertumbuhan bisnismu seperti profit, market, hingga proyeksinya beberapa tahun ke depan.

Bukan sekadar memberikan secara cuma-cuma, mereka juga mengharapkan keuntungan dari bisnismu di masa yang akan datang. Entah itu dalam bentuk pembagian profit, atau pembagian kepemilikan perusahaan.

ADVERTISEMENT

Sementara kamu pengusaha yang kecipratan dana tersebut bakal senang banget pastinya. Uang kaget itu bisa digunakan untuk banyak hal yang berguna bagi perkembangan bisnis.

Entah itu untuk merekrut karyawan baru, membeli peralatan-peralatan penunjang, keperluan ekspansi, dan lainnya.

Nahh agar bisnismu cepat di lirik oleh investor, berikut ini kami sudah merangkum beberapa tips mempresentasikan bisnis kepada investor. Yukk markicek !!!

1. Manajemen Waktu Presentasi

Waktu merupakan hal yang harus kamu perhatikan dalam presentasi bisnis. Berbicara berlama-lama, bahkan hingga berjam-jam justru sangat membosankan bagi investor.

Semakin singkat semakin baik, mungkin sekitar 10 menit saja. Tapi, ingat, kamu tetap harus detail dan jelas dalam menyampaikan data-data mengenai bisnismu.

ADVERTISEMENT

Kalau menggunakan slide power point dalam presentasi, pastikan untuk jangan terlalu lama terpaku di satu slide. Maksimal tiap slidenya adalah dua hingga tiga menit.

Ketertarikan investor bisa kamu lihat dari sikapnya setelah selesai presentasi. Misalnya mereka masih nanya-nanya secara lebih mendetail berarti tertarik, tapi kalau gak ada pertanyaan lagi dari mereka, bisa jadi bisnismu gak masuk radar mereka.

2. Sajikan Cerita-Cerita

Disini, Anda tidak hanya diberi kesempatan untuk menjadi calon pengusaha namun juga menjadi presenter yang baik. Presenter yang sukses dan baik tentunya memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Diantaranya adalah dengan kemampuan ‘story telling’. Ini penting untuk diperhatikan. Tidak semua orang bisa bercerita namun tentunya semua orang bisa menikmati sebuah cerita. Cerita disini tentu berkaitan dengan bisnis Anda namun jangan lupakan sisi pengetahuan baru, membuka pikiran serta menggugah emosi audiences atau investor.

Para investor bisa saja terkesan dengan cerita-cerita Anda yang memang memberikan pesan dan kesan tersendiri untuk usaha Anda. Tentunya, ini akan menjadi menarik jika digabungkan dengan selera humor yang tinggi. Seseorang yang bisa membuat pendengar menikmati cerita yang disampaikan adalah saat pendengar bisa terbawa perasaannya dan ia merasa dirinya ada di dalam cerita. Humor itu penting namun tetap dalam koridor yang pas karena Anda sedang membujuk investor.

3. Gunakan Gambar dan Suara Untuk Bercerita

Sebuah presentasi akan semakin menarik ketika Anda bisa menyajikan materi presentasi dengan cerita dan gambar. Ketika Anda berpresentasi layaknya Anda bercerita, tentu diperlukan penulisan teks cerita di beberapa slide presentasi yang Anda sajikan. Manfaatkan gambar dan suara untuk membuat cerita atau presentasi Anda lebih hidup. Tentu, gambar dan suara yang dipilih harus berkaitan dengan materi yang Anda sampaikan. Sebagai contoh, foto dokumentasi, foto atau video rekaman tentang produk dan lain sebagainya.

Ini akan memudahkan Anda menyampaikan pesan yang Anda maksud kepada pendengar atau investor lebih baik lagi. Mereka juga akan memahami materi serta penjelasan Anda lebih mudah. Bahkan, jika Anda mampu berkomunikasi dengan baik, mereka bisa saja mengingat-ingat terus apa yang Anda sampaikan termasuk gambar dan suara dalam slide presentasi Anda. Ini perlu dilakukan dan dikemas dengan baik agar mereka mau menunjukkan kemauannya untuk berinvestasi.

4. Tunjukkan Passion Anda

Passion adalah bagian penting dari kontruksi sebuah bisnis atau perusahaan. Investor akan melihat Anda memiliki passion yang kuat ketika Anda begitu menguasai materi dan bisnis yang akan Anda jalankan. Jelaskan secara detail dan terperinci materi-materi yang Anda sampaikan namun jangan monoton hingga membuat mereka jenuh. Jawablah setiap pertanyaan dengan detail namun dengan bahasa singkat dan mudah dimengerti. Penting untuk berbicara dengan power atau semangat namun tetap tidak berlebihan.

Ini akan membuktikan kepada investor bahwa Anda semangat dan percaya dengan bisnis yang Anda lakukan. Antusiasme itu penting dan perlu di ekspresikan agar investor juga merasa yakin serta antusias terhadap bisnis yang akan Anda jalankan.

5. Perkenalkan ‘Pahlawan’ serta ‘Musuh’ Bisnis Anda

Dalam skenario film, tentu ada pahlawan dan musuh. Dalam bisnis, Anda bisa menyebut tantangan, problem serta kebutuhan sebagai musuh sedangkan solusi atau produk yang Anda tawarkan akan menjadi pahlawan. Singkatnya, produk Anda akan laku dipasaran karena bisa menangani banyak problem yang dialami banyak orang. Ceritakan pula tentang keunggulan produk Anda serta kelemahan-kelemahan produk lain. Tentunya, kelemahan produk Anda harus jauh lebih sedikit dibandingkan dengan produk lain.

6. Berbagi Penyajian

Dalam dunia bisnis, tim yang solid merupakan keharusan. Walau Anda bisa dibilang pencetus lahirnya bisnis yang akan Anda lakukan, bukan berarti seluruh presentasi akan Anda jelaskan seorang diri. Berbagi dengan sebuah tim untuk menyajikan slide presentasi akan memberikan kesan kepada investor jika Anda dan tim bisa bekerja sama dengan baik. Ini penting untuk memberikan kesan kepada investor jika bisnis Anda dijalankan oleh tim yang solid.

Mengapa sebuah bisnis memerlukan investor ?

1. Ekspansi Bisnis

Dalam proses perjalanan usaha, Anda pasti akan senang ketika mengalami peningkatan usaha. Namun, untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha, Anda membutuhkan modal tambahan untuk berbagai keperluan seperti pemasaran, kantor atau gudang inventaris baru, renovasi, rekrut karyawan baru, dan sebagainya. Mencari investor untuk tambahan modal usaha adalah hal yang biasa dilakukan oleh para pengusaha.

Dengan memiliki dana tambahan dari para investor, perusahaan akan memiliki keluasan untuk melakukan sebuah ekspansi bisnis. Karena semakin bisnis berkembang, semakin besar pula biaya operasional yang dibutuhkan.

2. Menjaga Arus Kas

Sebagai pengusaha, Anda memerlukan arus kas yang tetap berjalan. Terutama ketika produk yang Anda jual belum tersebar luas sehingga belum memiliki banyak pemasukan. Banyak biaya atau beban usaha yang tetap harus Anda bayarkan.

Untuk mengatasi kelancaran arus kas dan memiliki tambahan modal, Anda butuh seorang investor untuk mendukung usaha Anda. Menjaga arus kas merupakan sebuah tantangan terbesar dan masalah yang harus ditangani dengan serius. Dalam kaitannya membayar biaya operasional, gaji karyawan, berbagai tagihan-tagihan yang perlu dibayar. Dengan arus kas yang lancar, usaha dapat berjalan dengan baik.

3. Menambah Inventaris Usaha

Ketika sebuah usaha sedang berkembang dan mulai memiliki banyak permintaan barang. Mungkin Anda sering mendapatkan kesulitan dalam pengelolaan ketersediaan barang tersebut. Misalnya, jumlah permintaan barang yang masuk tidak seimbang dengan jumlah stok barang yang Anda miliki. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan tambahan stok yang tentunya juga berimbas pada tambahan biaya produksi.

Jika Anda kesulitan untuk menambah produksi karena ketiadaan biaya, maka hal ini akan sangat disayangkan sekali. Seorang investor sebagai penambah modal usaha akan menjadi solusi yang tepat.

4. Menambah & Menjaga Aset

Walaupun terkesan sepele, penambahan dan perawatan aset akan berimbas pada banyaknya produksi yang bisa Anda lakukan. Untuk memenuhi hal tersebut, Anda harus menyediakan anggaran khusus dan mungkin dana yang akan dikeluarkan tidak sedikit.

Untuk menjaga ketersediaan dana, maka keberadaan investor bisa menjadi alternatif yang paling tepat untuk membeli peralatan maupun perlengkapan demi mendongkrak aktivitas bisnis Anda.

Apabila hal-hal di atas Anda alami, sudah saatnya Anda mulai mencari investor untuk membantu dalam penambahan modal usaha. Cobalah membuat investor yang Anda tuju percaya akan usaha yang Anda jalankan. Untuk menambah keyakinan investor dalam memberikan kepercayaan berinvestasi, Anda perlu memiliki laporan keuangan yang baik.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga artikel ini ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba & semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…