SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Cara Mining Bitcoin Untuk Pemula

Sejarah Bitcoin

Kamu pernah dengar Bitcoin? Tahukah kamu sejarah Bitcoin? Kemajuan teknologi membuat segala aspek kehidupan ikut berubah, salah satunya menyangkut urusan keuangan. Hal luar biasa yang hadir dari pesatnya teknologi adalah Bitcoin!

Pernah mendengar kata itu? Jika iya, maka ini saatnya kamu mengenal Bitcoin lebih lanjut!

Bitcoin adalah mata uang digital, mata uang virtual atau aset kripto. Mudahnya, Bitcoin adalah uang yang tidak bisa kita sentuh secara langsung seperti Rupiah. Karena Bitcoin bekerja di sebuah jaringan yang menggunakan algoritma rumit.

Lalu, Bitcoin tidak nyata karena tidak bisa disentuh?

ADVERTISEMENT

Eits, tenang meski Bitcoin tidak berbentuk seperti Rupiah dia tetap nyata dan ada kok. Hanya saja Bitcoin biasa digunakan untuk transaksi online di internet, mirip Gopay atau OVO. Wujudnya di dunia nyata tidak terlihat tetapi Bitcoin memiliki harga yang sangat tinggi di dunia nyata.

Kapan Bitcoin Diciptakan?

Sejarah Bitcoin diawali dengan kemunculan perdana Bitcoin di depan publik adalah pada bulan Januari 2009, ketika ada seseorang atau sekelompok orang yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto meluncurkan kode open source perangkat lunak Bitcoin.

Block pertama dari blockchain Bitcoin yang diluncurkan ini dapat diartikan sebagai sebuah pernyataan, sebuah petunjuk, atau hanya sebagai penanda tanggal: ‘The Times 03/Jan/2009 Chancellor on brink of second bailout for banks’ (Menteri Keuangan segera melakukan bailout bank kedua). Kalimat ini merupakan salah satu judul utama di koran The Times pada tanggal yang sama.

Bisa jadi Nakamoto hanya memilih judul pertama yang mereka lihat di surat kabar terdekat. Namun, para pengikut setia cryptocurrency setuju bahwa ini adalah sebuah pernyataan yang memiliki makna khusus.

ADVERTISEMENT

Pada masa itu, krisis finansial 2008 masih berlangsung dan kemungkinan besar Bitcoin adalah sebuah bentuk reaksi kemarahan dan kekecewaan akan keadaan sistem keuangan kita saat itu.

Kode Bitcoin kemungkinan telah dibuat pada tahun 2007, dan indikasi kemunculan pertamanya adalah pada bulan Agustus 2008, ketika nama domain ‘bitcoin.org’ didaftarkan.

Beberapa bulan kemudian, para anggota dari milis kriptografi menerima sebuah laporan berjudul ‘Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System’ dengan ‘Satoshi Nakamoto’ sebagai penulisnya.

Apa Itu Mining Bitcoin?

Penambangan Bitcoin adalah proses verifikasi, penyimpanan dan penjagaan transaksi Bitcoin. Tentu saja, ada banyak lagi. Tetapi sebelum membahas lebih lanjut tentang apa itu mining Bitcoin dan bagaimana cara kerjanya, ingatlah dua hal penting berikut tentang Bitcoin:

  1. Ketika kamu melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit, perusahaan kartu kredit memverifikasi dan mencatat transaksi tersebut. Nah, ketika kamu melakukan pembayaran menggunakan Bitcoin, tidak ada pusat / pihak ketiga seperti perusahaan kartu kredit tersebut untuk memverifikasi transaksi. Namun, transaksi tersebut diverifikasi oleh para penambang Bitcoin (Bitcoin miner).
  2. Tidak seperti uang tradisional (USD, JPY, EUR dll.), yang dicetak oleh bank, Bitcoin tidak dapat dicetak oleh siapapun. Dengan uang tradisional, bank dapat mencetak uang sebanyak manapun yang mereka inginkan karena tidak ada batasan maksimum padanya. Namun, Bitcoin memiliki batas maksimum sehingga 21 juta. Ini berarti hanya ada 21 juta Bitcoin yang dibuat!

Inilah yang dimaksud dengan Bitcoin – Bitcoin berfungsi tanpa perantara (seperti halnya bank atau perusahaan kartu kredit).

Seperti yang kamu lihat, Bitcoin amat sangat berbeda dari sistem pembayaran tradisional seperti bank dan perusahaan kartu kredit. Karena Bitcoin tidak dicetak, lalu bagaimana cara membuat Bitcoin baru?

Bisakah kamu menebak apa solusinya?

Jika kamu berpikir solusinya mungkin penambangan Bitcoin, kamu benar! Jadi, ya, itulah tujuan penambangan Bitcoin – untuk memverifikasi transaksi dan membuat Bitcoin baru. Tetapi jika itu adalah perannya, bagaimana cara kerjanya? Mari kita bahas lebih jauh tentang cara menambang Bitcoin dan menjawab pertanyaan yang masih ada di pikiran kita: apa itu mining Bitcoin?

Penjelasan Mining Bitcoin

Seperti yang kamu sudah ketahui sekarang, penambangan atau mining Bitcoin adalah proses memverifikasi transaksi Bitcoin dan menciptakan Bitcoin baru. Orang-orang yang menambang Bitcoin dikenal sebagai penambang Bitcoin (Bitcoin mining).

Bagaimana Cara Mining Bitcoin

Apakah Anda sudah bisa menebak apa yang dimaksud dengan mining bitcoin atau menambang bitcoin? Sebenarnya penjelasan di atas sudah bisa menjelaskan maksud dari mining bitcoin.

Mari simak penjelasan berikut, penambangan bitcoin adalah proses verifikasi transaksi bitcoin sekaligus proses menciptakan bitcoin baru. Lho kok bisa?

Sebenarnya yang kami sebut dengan bitcoin miner adalah komputer yang dioperasikan oleh penambang bitcoin tersebut. Lantas siapa yang bisa bertindak sebagai pencatat transaksi bitcoin atau bitcoin miner? Siapapun saja yang berada di jaringan blockchain bitcoin bisa bertindak sebagai pencatat transaksi.

Pihak-pihak yang bertindak sebagai pencatat transaksi tersebut akan menjalankan sebuah program komputer yang sama. Program tersebut akan membentuk jaringan peer to peer.

Kemudian informasi yang tercatat tersebut nantinya akan di sebar ke seluruh jaringan blockchain bitcoin. Transaksi yang terjadi akan dikelompokkan ke dalam blok-blok yang berbeda. Kemudian bitcoin miner harus menebak beberapa karakter.

Karakter ini disebut dengan hash yang dimiliki setiap blok. Setiap blok memiliki hash dari blok sebelumnya. Selain itu blok tadi juga memiliki hash baru yang harus ditebak oleh penambang bitcoin.

Setelah hash bisa dipecahkan, maka si penambang bisa menambahkan blok ke dalam chain. Proses pemecahan in sering disebut dengan proof of work. Inilah yang menjadi fitur keamanan paling vital dari Bitcoin.

Dengan memasukkan hash yang berasal dari blok sebelumnya, para Bitcoin miner lainnya yang berada pada jaringan bisa memverifikasi transaksi yang berada dalam blok memang benar datang setelah transaksi yang terjadi pada blok sebelumnya.

Koleksi blok-blok yang terdapat dalam rantai urutan inilah yang sering disebut dengan rantai blok maupun blockchain. Inilah alasan dibalik transaksi bitcoin sangat aman meski tidak melibatkan pihak ketiga misalnya saja bank.

Reward Bitcoin Mining

Lalu kenapa bisa bitcoin miner mendapatkan keuntungan? Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa penambang Bitcoin akan menjalankan software mining Bitcoin untuk memecahkan hash atau karakter.

Setiap penambang yang berhasil membuka atau memecahkan hash bitcoin baru pada setiap blok akan mendapatkan imbalan atau reward. Reward ini merupakan imbalan dari biaya yang dibayarkan pengguna dalam proses transaksi.

Sejak awal kemunculannya, bitcoin hanya dibatasi sebesar 21 juta bitcoin. Namun terdapat fenomena Bitcoin Halving yang menyebabkan turunnya pasokan bitcoin di pasaran. Sehingga bitcoin bisa mengalami kelangkaan.

Pada awal kemunculannya, setiap miner yang berhasil memecahkan hash akan mendapatkan reward 50 BTC. Karena bitcoin telah mengalami empat kali periode halving, maka jumlah reward yang diterima miner pun menurun menjadi 6,25 BTC setiap blok.

Sampai saat ini jumlah bitcoin yang sudah beredar di pasaran sudah mencapai 18 juta BTC dari total 21 BTC. Pada akhir tahun ini harga bitcoin terus melonjak. 1 BTC berharga kurang lebih 277,5 juta. Cukup fantastis kan harganya?

Jenis Mining Bitcoin

Bagaimana, makin tertarik untuk menambang bitcoin? Sebelum mulai menambang, ternyata ada tiga jenis penambangan bitcoin.

1. Pool Mining

Pada saat ini semakin banyak orang yang ingin memasuki dunia pertambangan cryptocurrency. Saingan pun bertambah banyak dengan munculnya perusahaan besar yang juga memiliki pertambangan Bitcoin yang cukup besar.

Bagi Anda yang tidak ingin bergabung dengan afiliasi perusahaan manapun bisa mencoba mining pool. Mining pool merupakan pendekatan penambangan dimana ada sekelompok gabungan penambang yang saling berbagi sumber daya komputasi melalui jaringan.

Setiap miner menyumbangkan kekuatan dalam proses menemukan blok yang baru. Jika kumpulan miners ini berhasil dalam memecahkan hash dan menemukan blok baru, maka reward tersebut akan dibagi. Pembagian ini didasarkan oleh proporsi kekuatan pemrosesan yang dilakukan setiap miner.

2. Cloud Mining

Pilihan kedua untuk mendapatkan bitcoin adalah dengan cloud mining. Cara ini bisa Anda lakukan jika tidak ingin membeli serta mengelola hardware, software maupun keperluan lainya sendiri. Yang dimaksud cloud mining di sini adalah proses pembelian CPU power yang berasal dari data center.

Anda bisa menyerahkan semua proses penambangan kepada provider cloud mining. Karena Anda menggunakan pihak ketiga tentunya akan mengurangi total keuntungan. Ada banyak layanan cloud mining yang bisa dicoba kok.

3. Solo Mining

Jenis mining bitcoin ini jika Anda tidak berkenan untuk membagi hasil bitcoin dengan penambang lain. Tenang, Anda masih bisa menambangnya sendiri kok.

Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal namun perlu diketahui bahwa biaya menambang solo ini tidak murah. Anda harus menyiapkan dana yang cukup banyak untuk menyediakan peralatan sendiri misalnya PC, kartu grafis, hard drive, motherboard, RAM dan lainnya.

Selain itu, Anda juga harus menyiapkan daya listrik yang cukup besar. Anda juga harus mampu memecahkan algoritma matematika yang rumit. Namun solo mining ini tidak disarankan bagi pemula.

Peralatan Mining Bitcoin

Apakah Anda sudah memutuskan hendak memakai cara yang mana untuk menambang bitcoin? Jika Anda akan menambang bitcoin sendiri atau dengan cloud mining maka Anda membutuhkan minimal perlengkapan seperti berikut:

  1. Komputer dengan daya tinggi
  2. Koneksi internet stabil dan cepat
  3. Daya listrik yang besar

Sebelum melakukan penambangan bitcoin, Anda harus menggunakan komputer dan hardware khusus untuk menambang bitcoin. Hardware yang biasa digunakan untuk bitcoin mining adalah ASIC atau (Application Specific Integrated Circuit).

Penggunaan Bitcoin Di Indonesia

Keberadaan cryptocurrency serta virtual currency lainnya memang sudah mulai mendapatkan lampu hijau dari Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas. Namun BI dan OJK masih melarang bitcoin dan cryptocurrency lainnya digunakan sebagai media pembayaran yang sah di Indonesia.

Itu dia beberpa tips untuk Anda yang berencana untuk terjun di dunia mining bitcoin, jika tips diatas sangat membantu ada baiknya bila share juga tips ini ke teman-teman kamu yaa..

Semoga berhasil…

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick kami selanjutnya..

Salam Hangat…

ADVERTISEMENT
Rekomendasi jasa backlink Terjamin murah dan terpercaya terbaik di Indonesia