SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bukan Soal Usia !!! Ini Tanda Bahwa Seseorang Sudah Dewasa Secara Mental

Hai Sobat Barrier Magazine !!! gimana nih kabarnya hari ini, semoga sehat dan baik-baik saja ya. Semoga hati dan fikiran masih tetap sejalan ya, hehe..

Okeyy kali ini kita akan membahas tentang tanda ketika seseorang sudah memasuki fase dewasa secara mental.

Dewasa secara mental adalah bagaimana seseorang mampu bertanggung jawab terhadap sikap yang dia pilih dan terus belajar dari pengalaman yang pernah ada. Jadi, tingkat kedewasaan seseorang tidak bisa dinilai dengan berapa banyak harta yang dimiliki atau berapa lama hidup yang telah dilalui.

Seseorang yang telah dewasa, baik secara fisik ataupun mental akan lebih mudah untuk menjalani kehidupan mereka, terlebih untuk mengatasi masalah-masalah yang akan terus dihadapi. Jika tingkat kedewasaan secara fisik dapat kita lihat melalui mata, maka dewasa secara mental hanya dapat diketahui jika kamu memiliki tanda-tanda sebagai berikut.

Tanda seseorang sudah dewasa secara mental

1. Menyadari kekurangan diri

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Membandingkan hidup Anda dengan orang lain menjadi permasalahan utama yang timbul akibat terlalu banyak bermain media sosial atau bisa juga karena berada di lingkungan toxic. Detik ini, kembalikan kesadaran Anda. Tidak ada seorang pun yang sempurna, termasuk Anda! Menyadari hal ini menjadi langkah awal menuju kedewasaan.

2. Mampu menerima kekurangan

Seperti halnya kelebihan diri, Anda juga harus menyadari bahkan mungkin mencatat kekurangan yang Anda miliki. Tidak perlu malu akan setiap kekurangan tersebut. Justru dengan menyadari dan menerima kekurangan diri sendiri, Anda akan menjadi seorang pribadi yang dewasa.

3. Tidak Lagi Memaksakan Cinta

Tidak lagi memaksakan sesuatu agar berjalan sesuai dengan keinginanmu termasuk memaksakan cinta. Bagimu yang dewasa secara mental cinta adalah kasih sayang dan kebebasan, seseorang yang datang dan pergi di hidupmu gak bisa lagi kamu paksa ataupun cegah.

Karna kata cinta gak harus memiliki memang pantas sekarang, bila ia ingin pergi biarkan 1000 alasan kamu mencintainya pun gak berarti kalo dirinya ingin pergi. Yang ingin menetap biarkan lebih mengenal dirimu, karna cinta gak kenal siapa yang duluan tetapi yang terakhir.

4. Sadar akan kondisi emosi yang tengah dialami

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Sebagian besar dari kita tidak menyadari. Atau dengan kata lain, mencoba menutupi kondisi emosional yang tengah dialami. Padahal dengan menyadari apa yang tengah kita alami atau rasakan. Kita justru tahu cara menyikapinya. Apakah Anda memerlukan waktu sendiri? Atau, dukungan dari sahabat? Jangan pernah ragu untuk mengungkapkan kondisi emosi Anda.

5. Tingkah laku Anda tidak dipengaruhi mood

Satu pertanda dari seseorang yang dewasa secara emosional. Setiap tindakan dan perkataan mereka tidak dipengaruhi oleh kondisi hati mereka. Tidak ada yang mengatakan ini adalah hal yang mudah. Namun, ada baiknya Anda melatih sikap ini jika tidak ingin segalanya berujung semakin buruk.

6. Anda tidak lantas memicu reaksi emosional dari orang lain

Tidak segala sesuatu bersifat personal. Salah satu ciri seseorang dengan mental yang tidak dewasa, ia selalu mencoba melampiaskannya kepada orang lain. Terutama yang terdekat dengannya.

7. Dewasa dalam menerima perbedaan

Setiap dari kita mempunyai cara tersendiri untuk berkomunikasi, maupun berkespresi. Jika Anda memiliki ekspektasi bahwa semua orang sama seperti Anda. Hal tersebut sangat kekanakan. Perbedaanlah yang menciptakan kita sebagai pribadi yang unik.

8. Mempunyai Prinsip Hidup Sendiri

Setelah menjalani hidup yang lumayan panjang, namun kamu belum memiliki target bahkan prinsip hidup sendiri. Selama ini kamu hanya mengikuti alur kehidupan saja, tetapi kamu mulai menyadari hal tersebut saat kamu mulai beranjak dewasa.

Saat kamu menyadari hal tersebut, kamu mulai memiliki prinsip hidupmu sendiri. Memulainya dari awal kembali menjadi dirimu yang sebenarnya dan yang jarang dimiliki orang lain.

9. Tidak Mudah Men-Judge Orang Lain

Kamu gak lagi melakukan pembicaraan ‘sederhana’, dan kamu selalu melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang sehingga gak gampang lagi menjudge atau ngomongin orang lain.

10. Memaafkan diri sendiri atas setiap kesalahan

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Walaupun Anda merasa telah memberikan yang terbaik. Terkadang tanpa sengaja, kesalahan tetap saja terjadi. Salah satu dari ciri pribadi seseorang yang telah dewasa secara emosional adalah mereka memaafkan diri sendiri atas kesalahan tersebut.

11. Ruang antara emosi dan reaksi

Menurut Megan Bruneau, seorang psikoterapis yang juga konsultan di Forbes, ada jeda di antara emosi dan reaksi. Ruang jeda tersebut merupakan ruang untuk mengobservasi emosi sebelum kita bereaksi. Sehingga, setiap dari kita memiliki kesempatan yang sama untuk berpikir terlebih dulu, lalu kemudian bereaksi dengan lebih hati-hati.

12. Pengendalian diri dan kejujuran

Jujur dan pandai mengendalikan diri juga menjadi karakter utama dari seseorang yang telah dewasa secara emosional. Karena tidak semua orang dapat mengendalikan emosi serta perasaan mereka. Dan, dalam realita untuk menjadi jujur memang tidak semudah yang kita lihat.

13. Ekspresikan rasa

Mengekspresikan emosi atau perasaan menjadi hal tersulit bagi beberapa kalangan. Akan tetapi, jika Anda tidak mengekspresikan apa yang sesungguhnya sedang terjadi di dalam diri, akibatnya justru fatal. Cobalah untuk mengekspresikannya dalam wujud ternyaman bagi Anda. Perkataan, tulisan, karya, tindakan, dan sebagainya.

14. Mendengarkan untuk mengerti

Setiap dari kita ingin dimengerti. Pernahkah Anda berpikir sebaliknya? Sebelum dimengerti, cobalah untuk mengerti. Dengar sekeliling Anda. Ini juga merupakan salah satu ciri pribadi yang dewasa secara emosional.

15. Bersikap positif

Ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan rencana, bersikap positif menjadi hal tersulit untuk dilakukan! Sedangkan dalam ilmu kimia pun. Reaksi positif muncul karena adanya reaksi negatif. Demikian keseimbangan yang harusnya dicapai dalam hidup.

16. Memiliki integritas

Bersikap positif, lantas tidak mengharuskan Anda menjadi pribadi yang naif, ketika segala sesuatu terus dilihat hanya dari sisi baiknya saja. Ada beberapa masa dimana, Anda harus menarik batas dan menunjukkan integritas diri.

17. Tidak bersikap impulsif

Impulsif menjadi salah satu sikap yang memicu ketidaknyamanan sekeliling Anda. Dalam hubungan personal maupun profesional, sikap impulsif membuktikan Anda sebagai pribadi yang lemah secara emosional.

18. Walk the talk

Bicara memang mudah. Bagaimana dengan pelaksanaannya? Karakter terakhir dan paling utama dari pribadi dewasa secara emosional, perkataannya sejalan dengan tindakannya. Tanpa kompromi.

19. Kemampuan Komunikasi Meningkat

Komunikasi yang efektif menjadi pilihan utama bagi orang yang telah dewasa secara mental. Mereka akan lebih sedikit berbicara dan lebih banyak mendengarkan, karena bagi mereka kualitas dari sebuah percakapan adalah hal utama dibandingkan dengan kuantitas. Begitu pun ketika sedang dalam situasi perdebatan.

Meskipun kita semua memiliki pendapat yang menurut kita benar, sebagai orang dewasa kita harus menghindari perdebatan yang defensif dengan menurunkan ego yang kita miliki. Orang yang dewasa secara mental akan memahami jika pendapat orang lain sama berharganya dengan pendapat kita, sehingga tidak akan menjatuhkan, meremehkan atau menghakimi pendapat orang lain.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga artikel ini ke teman-teman Anda yaa.

Selamat mencoba & semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…