SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Atasi Smarthone Sering Overheat dengan Tips Ini

Overheat pada smartphone Android merupakan suatu kondisi di mana perangkat smartphone Android yang kalian miliki mengeluarkan panas yang berlebih sehingga bisa terasa ketika digenggam.

Hal seperti ini sangat sering terjadi dan sepertinya hampir semua pengguna perangkat smarthphone Android pernah merasakan ini.

Kenapa Android panas dan Cara Mengatasinya

Di dalam perangkat smartphone Android yang kita miliki terjadi pergerakan arus listrik secara terus-menerus yang tentunya menimbulkan panas sehingga masalah panas sebenarnya bukanlah sesuatu yang tidak lazim.

Namun, pada beberapa kondisi, smartphone Android akan mengeluarkan panas yang lebih banyak. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya:

Penyebab Smartphone Android Menjadi Overheat

1. Overcharging

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Overcharging merupakan suatu kondisi yang terjadi pada baterai kalian jika kalian meninggalkan smartphone Android kalian dalam kondisi charging secara berlebihan (masih dalam kondisi charging **setelah mencapai 100%).

Misalnya ketika meninggalkan smartphone Android kalian dalam kondisi charging sebelum tidur.

Tentunya hal ini akan membuat smartphone Android kalian menerima listrik yang berlebih (energi panas) dan akan merambat ke bagian smartphone kalian yang terbuat dari bahan penghantar panas.

2. Bermain Game Secara Berlebihan

Ketika kalian sedang bermain game, tentunya beberapa komponen dalam perangkat smartphone Android kalian seperti CPU, GPU dan RAM akan bekerja secara bersamaan dengan porsi yang lebih besar ketimbang jika kalian menggunakan aplikasi-aplikasi lainnya.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Memang jika hanya beberapa menit saja, kalian tidak akan begitu merasakan peningkatan panas yang terjadi akibat kalian bermain game (terutama game berat).

Tapi jika sudah memainkan game selama 1 jam atau lebih, pastinya kalian akan merasakan panas yang merambat di seluruh permukaan perangkat smartphone yang sebenarnya berasal dari CPU dan GPU (beban lebih besar pada GPU) kalian yang bekerja keras sehingga mengeluarkan panas yang berlebih.

3. Multitasking Aplikasi

Selain bermain game, menjalankan beberapa aplikasi sekaligus terutama yang membutuhkan koneksi internet juga merupakan faktor lain yang menyebabkan smartphone Android kalian cepat panas.

Jika kegiatan bermain game akan memberikan beban lebih besar pada GPU sehingga menghasilkan panas berlebih, maka membuka berbagai aplikasi sekaligus akan memberikan beban kerja yang lebih besar pada CPU.

Seperti yang kita ketahui bersama, semakin berat pekerjaan yang dilakukan suatu mesin, semakin banyak pula panas yang dihasilkan.

4. Virus dan Malware

Virus dan Malware juga bisa menjadi salah satu penyebab perangkat smartphone Android kalian mengalami overheat.

Hal ini karenan keduanya akan terus-menerus beroperasi tanpa kalian ketahui di background sistem smartphone Android kalian untuk mengakses berbagai informasi.

Aktivitas yang dilakukan virus dan malware ini juga akan ikut membebani kerja CPU sehingga mengeluarkan panas berlebih, apalagi jika dibarengi dengan penggunaan aplikasi.

5. Menggunakan Smartphone Saat Charging

Ini adalah salah satu hal yang paling banyak dilakukan orang. Padahal menggunakan smartphone saat charging justru akan membuat daya baterai smartphone kalian semakin lama jadi penuh (baterai tetap menerima listrik).

Sementara baterai terus menerima energi listrik, komponen dalam smartphone kalian seperti CPU juga akan terus menarik listrik dari baterai.

Kondisi seperti ini menyebabkan baik CPU dan baterai mengeluarkan panas yang lama-kelamaan akan menumpuk dan menyebabkan overheat pada perangkat smartphone kalian.

Jika kalian tidak berhenti menggunakan smartphone saat charging (terutama untuk penggunaan kelas berat seperti mendengarkan musik, menonton video, bermain game, dan multitasking).

Cara Mengatasi Smartphone Android yang Overheat

1. Menyimpan smartphone di lokasi yang sesuai

Kebanyakan pengguna smartphone masih belum terlalu memerhatikan dimana mereka meletakkan ponsel ketika tidak digunakan. Padahal lokasi tersebut bisa menjadi salah satu indikator apakah smartphone bisa bertahan lama atau tidak. Hal yang harus anda perhatikan ketika menyimpan ponsel saat tidak digunakan adalah meletakkannya di tempat yang tidak terlalu tertutup.

Kebiasaan yang masih sangat banyak dilakukan adalah meletakkan ponsel di saku celana. Selain tidak begitu aman karena kemungkinan terjatuhnya yang besar, meletakkan ponsel di saku celana bisa menyebabkan ponsel atau smartphone berada di kondisi overheat. Tentu saja kebiasaan ini harus segera diubah. Akan lebih baik bila smartphone milik anda diletakkan di tempat lain, seperti tas atau yang lainnya.

2. Jangan menggunakan smartphone secara terus menerus

Kebiasaan lain yang harus segera dihentikan oleh pengguna smartphone adalah untuk tidak menggunakannya saat keadaan overheat. Banyak sekali pengguna smartphone yang tetap memaksakan keadaan. Seharusnya smartphone yang sedang berada dalam kondisi overheat tidak digunakan untuk sementara waktu. Bila kondisi sudah demikian, tunggulah beberapa saat sampai smartphone tidak lagi terasa panas.

Saat smartphone tetap digunakan ketika dalam kondisi overheat, lama-kelamaan hal tersebut akan berdampak pada kondisi baterai. Baterai akan mengalami keadaan yang cukup merugikan bagi anda karena bisa rusak dalam jangka waktu yang cepat.

3. Tidak menggunakan smartphone ketika daya baterai sedang diisi ulang

Keinginan untuk terus menggunakan smartphone, bahkan ketika daya baterai sedang diisi ulang, harus segera dihentikan. Hal tersebut akan membahayakan kondisi anda. Bila daya baterai memang sudah saatnya untuk diisi, lebih baik jangan digunakan untuk melakukan kegiatan yang lain. Baik dari kegiatan yang cukup memakan daya baterai ataupun kegiatan lain yang cukup remeh.

Menggunakan smartphone ketika daya baterai sedang diisi bisa menjadi sumber kecelakaan. Sudah banyak sekali kejadian yang menjadi bukti bahwa menggunakan smartphone ketika daya baterai sedang digunakan bisa menyebabkan kecelakaan. Daya baterai bisa meledak sehingga sangat membahayakan penggunanya.

4. Perhatikan aplikasi yang sedang digunakan

Banyaknya aplikasi yang sedang digunakan dalam smartphone anda juga harus diperhatikan. Tidak sedikit aplikasi yang justru memakan banyak daya baterai sehingga menyebabkan kondisi overheat sering terjadi. Aplikasi yang membutuhkan banyak daya baterai lebih baik untuk tidak sering digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Bila keadaan ini terus terjadi, kondisi baterai akan semakin berkurang kualitasnya dari satu waktu ke waktu lainnya. Tentu hal ini akan membuat pengeluaran yang berlebih untuk biaya service atau penggantian unit yang rusak.

5. Matikan fitur smartphone yang tidak perlu

Pernahkah anda menggunakan fitur penangkap sinyal wifi dan mobile data dalam waktu yang bersamaan? Hal tersebut tentu saja akan mengakibatkan kondisi baterai semakin cepat menipis dari waktu ke waktu. Hal ini tentu saja sangat tidak baik untuk dilakukan.

Lebih baik untuk mematikan fitur dalam smartphone yang tidak perlu. Mematikan fitur yang tidak perlu bisa membuat kondisi baterai lebih awet dari biasanya. Tentunya hal ini juga bisa digunakan untuk menghindarkan smartphone dari keadaan overheat secara terus-menerus.

6. Gunakan jenis pelindung smartphone yang sesuai

Produsen penghasil pelindung smartphone biasanya tidak terlalu memerhatikan bahan apa yang digunakan. Ada banyak sekali produsen yang membuat pelindung smartphone yang justru dapat mengakibatkan smartphone berada dalam kondisi overheat. Perhatikan penggunaan bahan pelindung smartphone yang anda gunakan.

Bahan pelindung yang baik tidak akan membuat handphone anda berada dalam kondisi overheat dalam jangka waktu yang lama. Dengan memilih bahan pelindung smartphone yang sesuai, anda bisa menghemat pengeluaran yang lain karena baterai anda akan menjadi awet.

7. Spesifikasi smartphone harus tetap diperhatikan

Bila anda memutuskan untuk menggunakan smartphone, pastikan spesifikasi yang dimiliki smartphone memang memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan. Meletakkan aplikasi yang membutuhkan banyak kualitas tinggi akan tidak cocok bila spesifikasi smartphone yang kamu miliki tidak mendukung. Memperhatikan spesifikasi smartphone berarti juga akan memperhatikan kondisi lain yang mungkin saja bisa terjadi.

8. Hindari Bermain Ponsel Ketika Mengisi Daya

Ketika ponsel sedang di-charge atau diisi daya, hindari untuk menggunakannya entah hanya untuk sekedar chatting atau justru malah digunakan untuk bermain game. Karena kebiasaan yang satu ini jika dilakukan terus menerus dapat berpengaruh pada kondisi ponsel yang cepat panas serta baterai ponsel dapat menggembung lebih cepat.

9. Gunakan Mode Hemat Daya

Apabila ponsel terasa sangat panas, Anda dapat mencoba untuk menggunakan mode hemat daya agar ponsel tidak bekerja terlalu ekstra. Mode hemat daya ini sangat bermanfaat bagi ponsel, salah satunya untuk menjaga komponen agar tetap awet dan dalam kondisi baik.

10. Tutup Aplikasi Tak Terpakai

Tak jarang pengguna ponsel yang malas untuk menutup aplikasi yang sudah tidak berjalan. Meskipun aplikasi tersebut sedang tidak dijalankan di background, namun rupanya aplikasi tersebut tetap bekerja sehingga dapat memperlambat kinerja ponsel dan membuat ponsel cepat panas.

11. Redupkan Kecerahan Layar

Siapa sangka, screen brightness rupanya dapat berpengaruh pada ponsel yang cepat mengalami overheat. Karena itulah jika berada di dalam ruangan ada baiknya untuk mengurangi tingkat kecerahan layar, agar layar ponsel tidak berada dalam kondisi terlalu terang.

12. Gunakan Charger Bawaan

Intensitas penggunaan ponsel yang tinggi tentu berpengaruh pada baterai ponsel yang boros atau cepat habis. Sehingga dampaknya ponsel pun akan kerap diisi daya secara terus menerus hanya dalam waktu satu hari saja. Hal ini tentu dapat mendatangkan efek buruk bagi baterai dan juga charger, karena kualitasnya perlahan-lahan menurun.

Ketika hendak membeli baterai maupun charger baru, usahakan untuk membeli charger dan baterai bawaan atau original. Meskipun harganya terbilang lebih mahal, namun memilih charger dan baterai original dapat memperpanjang komponen ponsel serta menghindari ponsel dari panas berlebih.

13. Install Aplikasi Pendingin Ponsel

Cara lain yang dapat dilakukan untuk menghindari ponsel cepat panas adalah dengan mengunduh aplikasi pendingin ponsel. Aplikasi ini bermanfaat untuk dapat mendinginkan dan menjaga suhu ponsel agar tidak terjadi overheat. Aplikasi pendingin yang bisa Anda coba install diantaranya Super Cooler CPU, Cool Master, dan masih banyak lagi.

14. Matikan WiFi

Selain hal-hal diatas, yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah mematikan WiFi ketika tidak digunakan. Pasalnya WiFi yang berada dalam posisi menyala secara otomatis akan terus mencari jaringan, sehingga tak heran jika hal ini dapat berdampak pada ponsel Anda yang cepat mengalami panas.

15. Hindari Menyimpan Ponsel di Tempat Tertutup

Apakah Anda salah satu orang yang senang menyimpan ponsel di tempat tertutup, misalnya menyimpan ponsel di saku celana ketat atau di dalam kompartemen dompet. Jika iya, kebiasaan yang satu ini harus Anda hindari mulai sekarang. Karena menyimpan ponsel di tempat tertutup berpotensi menurunkan kinerja ponsel, sehingga ponsel cepat panas dan memengaruhi performa ponsel.

Itu dia beberapa tips / rekomendasi yang sudah kami rangkum. Jika tips atau rekomendasi diatas sangat membantu, ada baiknya bila membagikannya juga ke teman-teman kamu yaa.

Selamat mencoba & semoga berhasil !

Sampai Jumpa di artikel Tips & Trick dan rekomendasi kami selanjutnya..

Salam Hangat…