SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bom Bunuh Diri Meledak Saat Salat Jumat di Masjid Afghanistan

Seorang pengebom bunuh diri meledak di sebuah masjid yang dipenuhi umat saat salat Jumat (15 Oktober) di Kandahar, Afghanistan selatan. Sebanyak 7 orang tewas dan 70 lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.

Pejabat Taliban menyebut bom bunuh diri itu sebagai hari paling mematikan sejak militer AS mundur dari Afghanistan.

Sejauh ini, tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap masjid Fatimiya di provinsi Kandahar.

Serangan itu terjadi seminggu setelah serangan bom di sebuah masjid Syiah di Afghanistan utara, yang dikenal sebagai serangan ISIS. Sedikitnya 6 orang tewas dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Pasukan keamanan di masjid mengatakan mereka melihat dua orang yang diduga membawa bom.

Dia berkata bahwa yang satu meledakkan bahan peledak di depan pintu, yang lain di antara orang-orang beriman di masjid.

Saksi mengatakan bahwa petugas keamanan masjid menembak tersangka penyerang lain di luar masjid.

ISIS telah mengklaim serangkaian bom paling mematikan di negara itu sejak Taliban berkuasa pada Agustus selama penarikan pasukan AS. Kelompok ini juga menargetkan pejuang Taliban dalam serangan kecil.

ADVERTISEMENT - CONTINUE READING BELOW

Beberapa pemboman di utara, timur dan di ibukota Afghanistan dikatakan telah menimbulkan pertanyaan tentang pertahanan Taliban terhadap ancaman ISIS